Jawa Pos Radar Madiun - Ratu bulu tangkis asal Korea Selatan, An Se-young, baru saja mengukuhkan dominasinya dengan menjuarai ajang bergengsi Indonesia Open 2026.
Gelar juara yang diraih di Istora Senayan ini semakin mempertegas status mutlaknya sebagai pemain tunggal putri nomor satu di dunia saat ini.
Berdasarkan data profil resmi dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), pemain berbakat ini lahir di Gwangju, Korea Selatan, pada 5 Februari 2002.
Atlet berusia 24 tahun dengan tinggi badan 170 sentimeter ini dikenal memiliki gaya permainan tangan kanan yang sangat ulet dan mematikan.
Bakat luar biasa An di dunia tepok bulu rupanya sudah mulai ditempa secara serius sejak ia masih duduk di bangku kelas satu sekolah dasar.
Saat itu, ia pertama kali memegang dan mengayunkan raketnya saat menempuh pendidikan di Sekolah Dasar Pungam yang berada di kota kelahirannya.
Dedikasi tanpa henti sejak usia dini tersebut kini membuahkan hasil manis lewat rekor kemenangan karier yang sangat luar biasa.
Sepanjang karier profesionalnya, An tercatat telah membukukan total 402 kemenangan dari 474 pertandingan yang ia jalani di sektor tunggal.
Performa sang pemain nomor satu pada musim kompetisi tahun 2026 ini bahkan terbilang sangat fenomenal dan nyaris tanpa celah.
Dari total 38 pertandingan yang telah dilakoninya sepanjang tahun ini, An sukses menyapu bersih 37 kemenangan dan hanya menelan satu kali kekalahan.
Jauh sebelum merajai berbagai turnamen elite dunia, nama An Se-young sebenarnya sudah mencuri perhatian publik sejak ia masih berstatus pemain junior.
Baca Juga: Hasil Race Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Posisi 15, Quiles Juara
Pada tahun 2019 silam, pihak BWF bahkan telah menobatkannya sebagai Most Promising Player of the Year.
Di level kompetisi domestik, ia juga pernah menyabet penghargaan Rookie Award pada ajang bergengsi Coca-Cola Sports Awards Korea Selatan tahun 2020.
Selain itu, An juga sempat menerima penghargaan Rising Star Award pada malam penganugerahan Olahraga Wanita Korea di usianya yang masih sangat belia.
Meski kini telah berada di puncak kejayaan dengan bergelimang rekor dan gelar prestisius seperti Indonesia Open, An tetap memiliki satu ambisi besar.
Ia secara konsisten selalu menjadikan medali emas Olimpiade sebagai tujuan sekaligus pencapaian tertinggi dalam perjalanan karier olahraganya.
Kemenangan dramatis di Jakarta pada bulan Juni 2026 ini jelas menjadi modal berharga bagi An untuk terus mempertahankan takhtanya di jajaran elite BWF. (naz)
Editor : Mizan Ahsani