Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Wonderkid Maroko, Rekan Setim Calvin Verdonk Diburu 3 Klub Top Eropa

Mizan Ahsani • Senin, 15 Juni 2026 | 06:14 WIB
Gelandang Timnas Maroko, Ayyoub Bouaddi, jadi buruan panas klub Eropa usai tampil apik di Piala Dunia 2026. (FACEBOOK)
Gelandang Timnas Maroko, Ayyoub Bouaddi, jadi buruan panas klub Eropa usai tampil apik di Piala Dunia 2026. (FACEBOOK)

Jawa Pos Radar Madiun - Gelandang muda potensial berusia 18 tahun, Ayub Bouaddi, sukses mencuri perhatian dunia usai tampil gemilang di ajang bergengsi Piala Dunia 2026.

Pemain andalan Timnas Maroko ini diprediksi kuat akan menjadi salah satu buruan paling panas pada bursa transfer musim panas mendatang.

Performa Bouaddi menjadi sorotan utama dunia saat Maroko sukses menahan imbang raksasa Amerika Selatan, Brasil, dengan skor 1-1 pada Minggu (14/6).

Bermain penuh tekanan di New York/New Jersey Stadium, ia sukses meredam agresivitas lini tengah Brasil layaknya pemain senior yang kenyang pengalaman.

Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, mengaku sama sekali tidak terkejut dengan penampilan fantastis yang ditunjukkan oleh anak asuh mudanya tersebut.

"Saya tidak kaget dengan performanya, karena saya sudah tahu dan sangat paham karakter permainannya," ujar Ouahbi memberikan pujian.

Baca Juga: Dimas Galih Borong Dua Gol, Persinga Ngawi Lolos ke 16 Besar Liga 4 Nasional 2026

Pengalaman Level Eropa Bersama Lille

Ouahbi mengungkapkan bahwa timnya telah bekerja ekstra keras demi meyakinkan Bouaddi agar bersedia membela Timnas Maroko di kancah internasional.

Meski usianya masih sangat muda, sang pemain nyatanya sudah memiliki segudang pengalaman merumput di kompetisi elite benua Eropa.

Bouaddi diketahui telah terbiasa merasakan ketatnya atmosfer persaingan di ajang Ligue 1 Prancis dan Liga Champions bersama klubnya, LOSC Lille.

"Tahun lalu dia tampil luar biasa melawan Real Madrid, orang-orang mungkin membicarakan umurnya, tapi dia sudah punya banyak pengalaman," sambung sang pelatih.

Ouahbi menegaskan bahwa keputusannya untuk memainkan rekan setim pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, itu bukanlah sebuah eksperimen semata.

Ia bahkan memberikan sinyal kuat bahwa dirinya akan lebih sering menurunkan Bouaddi sebagai tulang punggung tim di sisa pertandingan Piala Dunia 2026.

Berbekal latar belakang melatih tim junior, Ouahbi menegaskan tidak pernah peduli dengan umur pemain dan hanya memperhatikan kualitas performa mereka di lapangan.

Pada pertandingan krusial selanjutnya, skuad Maroko dijadwalkan akan menantang kekuatan Eropa lainnya, yakni Skotlandia, di Boston pada Sabtu (20/6) mendatang.

Menghadapi Skotlandia yang gemar bermain fisik dan melepaskan umpan silang, Ouahbi memastikan Bouaddi dan kolega harus siap beradaptasi agar tidak kewalahan.

Di luar urusan taktik Piala Dunia, penampilan impresif Bouaddi dipastikan membuat nilai pasarnya di bursa transfer melonjak tajam hingga kisaran 50 juta Euro.

Setidaknya ada tiga klub raksasa Eropa, yakni Bayern Muenchen, Paris Saint-Germain (PSG), dan Arsenal, yang kini santer dirumorkan saling sikut mengantre tanda tangannya.

Kini, sangat menarik untuk dinantikan ke klub mana wonderkid sensasional LOSC Lille ini akan melabuhkan masa depannya pada bursa transfer musim panas nanti. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#ayyoub bouaddi #bursa transfer #Arsenal #maroko #Piala Dunia 2026