Jawa Pos Radar Madiun - Perasaan emosional membuncah di dada Vozinha begitu wasit meniup peluit panjang akhir laga Spanyol melawan Tanjung Verde pada matchday pertama Grup H Piala Dunia 2026.
Pada pertandingan yang digelar Senin (15/6) tengah malam WIB tersebut, Tanjung Verde yang berstatus tim debutan secara mengejutkan sukses menahan imbang Spanyol dengan skor kacamata 0-0.
Spanyol yang awalnya diprediksi banyak pihak akan berpesta gol nyatanya harus gigit jari meski sukses melepaskan 27 tembakan, dengan tujuh di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Kegagalan skuad asuhan Luis de la Fuente tersebut tidak terlepas dari penampilan luar biasa sang kiper bernama lengkap Josimar Jose Evora Dias di bawah mistar gawang.
Baca Juga: Terharu Proses Naturalisasinya Disetujui, Luke Vickery: Ini Impian Saya sejak Lama
Tangis Haru Sang Pahlawan
Selepas pertandingan, Vozinha tak kuasa menahan air mata saking terharunya saat menyadari pencapaian luar biasa yang baru saja diraih oleh tim negaranya.
"Kami telah bekerja keras untuk meraih hasil ini, kami tahu akan menghadapi salah satu tim terbaik di dunia, tapi kami tahu kualitas kami sendiri," ujar Vozinha mengungkapkan rasa bangganya.
Di kepalanya terlintas rangkaian gambar perjuangan hidup, terlebih saat ia teringat orang tuanya yang tak bisa hadir langsung ke stadion karena kendala masalah biaya dan visa.
Ia juga menangis karena teringat mendiang kakek dan neneknya yang telah meninggal dunia beberapa tahun lalu, padahal merekalah yang merawat dan membesarkannya sejak kecil.
"Jujur saja, aku tak pernah memimpikan hal seperti ini saat anak-anak, namun setelah laga ini aku dapat mengatakan kepada versi mudaku bahwa semuanya sepadan," tambahnya haru.
Merintis Karier di Usia Telat
Kisah inspiratif Vozinha semakin memukau publik lantaran kiper yang kini membela klub Divisi II Liga Portugal, Chaves, itu baru memulai karier sepak bola profesionalnya di usia 25 tahun.
Kini, di usianya yang sudah menginjak 40 tahun, penampilan heroik di panggung sebesar Piala Dunia 2026 menjadi hadiah termanis atas segala perjalanan panjang tersebut.
Berkat aksi luar biasanya menahan gempuran para pemain bintang Spanyol, popularitas Vozinha secara instan langsung melonjak sangat tajam di media sosial.
Pengikut akun Instagram pribadinya kini meroket drastis hingga mencapai dua juta pengikut, padahal sebelum pertandingan dimulai ia hanya memiliki sekitar 20.000 pengikut.
Lonjakan luar biasa berkat kampanye dari Caze TV tersebut bahkan mencapai hampir empat kali lipat dari total populasi penduduk Tanjung Verde yang hanya berkisar di angka 530.000 jiwa. (naz)
Editor : Mizan Ahsani