Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

PRX Buktikan Region Pacific Tak Bisa Diremehkan Kalahkan Vitality di Upper Bracket dan Selangkah Lebih Dekat Untuk Menjuarai Masters London

Tim Magang Radar Madiun • Rabu, 17 Juni 2026 | 10:59 WIB
Bracket Valorant Master London 2026 (ValorantEsport)
Bracket Valorant Master London 2026 (ValorantEsport)
Jawa Pos Radar Madiun - Senin, 16 Juni 2026. VCT Masters London 2026 baru saja menyaksikan salah satu pertandingan paling memukau musim ini. Di atas panggung Upper Bracket Semifinal,

Paper Rex tampil bagai badai menghantam Team Vitality dengan kemenangan 2-1 yang penuh drama, dominasi, dan momen-momen yang akan dikenang lama oleh fans Valorant di seluruh dunia.

Bukan sekadar tiket ke Upper Final yang diraih. Kemenangan malam ini sekaligus mengunci slot Paper Rex menuju Valorant Champions Shanghai 2026 pencapaian yang selama ini menjadi obsesi organisasi asal Pacific tersebut.

Bukan Laga Kaleng-Kaleng

Sebelum berbicara soal hasil, penting untuk memahami betapa beratnya lawan yang dihadapi PRX malam ini. Team Vitality bukan tim sembarangan mereka adalah salah satu kekuatan terbesar dari region EMEA,

kawasan yang selama ini dikenal paling kompetitif di ekosistem Valorant global. Duel Pacific versus EMEA selalu punya bumbu tersendiri. Dan malam ini, bumbu itu meledak sempurna.

Baca Juga: Update Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Norwegia di Puncak, Irak Juru Kunci

Dominasi Sejak Peluit Pertama

Map pertama Breeze adalah milik Vitality setidaknya di atas kertas. Namun Paper Rex tidak pernah membaca skenario itu.

Sejak ronde pembuka, PRX langsung menekan dengan agresivitas khas mereka yang selama ini menjadi teror bagi siapapun yang berhadapan dengan mereka.

Jinggg dan rekan-rekannya merobek pertahanan Vitality satu per satu. Duel-duel penting dimenangkan dengan percaya diri, rotasi berjalan mulus, dan dalam sekejap keunggulan 7-1 sudah tercipta. Vitality nyaris tidak punya jawaban.

PRX sempat melonggarkan genggaman saat eco round lawan sebuah momen kecil yang memberi Vitality sedikit napas. Tapi itu hanya jeda singkat.

Paruh pertama ditutup 9-3 untuk PRX, dan sisi attack mereka semakin tak terbendung.

Breeze berakhir 13-3. Vitality dihancurkan di map pilihan mereka sendiri.

Baca Juga: Hattrick, Lionel Messi Puncaki Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 

PRX Terlalu Yakin, Vitality Memanfaatkan Celah

Kekalahan telak di Breeze rupanya membangunkan sesuatu dari dalam diri Team Vitality.

Di Split, mereka tampil seperti tim yang berbeda lebih disiplin, lebih sabar, dan yang paling penting: tidak terpancing masuk ke tempo permainan Paper Rex.

Strategi itu bekerja sempurna. Vitality perlahan mencekik PRX, mengontrol area, dan menutup babak pertama dengan keunggulan 8-4.

Harapan sempat muncul lewat aksi ace spektakuler Jinggg yang membuat seluruh penonton meledak. Namun Vitality tidak goyah. Mereka menjaga fokus sampai akhir dan menutup Split 13-5.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Cetak Dua Gol ke Gawang Senegal, Kylian Mbappe Ukir Sederet Rekor

Adaptasi Taktis yang Mengubah Segalanya

Inilah bagian paling memukau dari malam ini. Di map penentuan Fracture, Paper Rex muncul dalam versi yang jarang terlihat sabar, terukur, dan taktis. Seolah kekalahan di Split bukan trauma, melainkan bahan bakar.

Perubahan paling mencolok datang dari komposisi. f0rsaken yang merupakan player flex beralih mengunakan agen Skye, sementara invy mendapat kepercayaan besar sebagai Breach

Pergantian ini bukan sekadar eksperimen ini adalah keputusan berani yang terbukti brilian. 

Kontrol area PRX di Fracture menjadi jauh lebih dominan. Vitality mencoba memainkan tempo lambat yang sukses di Split, tapi PRX sudah punya jawabannya. Hampir seluruh area penting di Fracture jatuh ke tangan Pacific.

Vitality hanya mampu mengamankan enam ronde sebelum akhirnya menyerah. Fracture ditutup 13-6 dan Paper Rex menutup seri ini dengan kemenangan 2-1 yang luar biasa.

Baca Juga: Agresif di Bursa Transfer, Persebaya Datangkan Lima Pemain Sekaligus Jelang Super League 2026/2027

Tiket Champions Shanghai: Mimpi yang Kini Jadi Kepastian

Kemenangan ini bukan hanya soal Upper Final. Hasil malam ini secara matematis memastikan Paper Rex lolos ke Valorant Champions Shanghai 2026

sebuah pencapaian yang menjadi bukti nyata bahwa kawasan Pacific, dan Asia Tenggara secara khusus, bukan lagi sekadar pelengkap di panggung Valorant global.

Bagi fans Valorant Indonesia, ini adalah momen untuk bangga. PRX membuktikan bahwa tim dari region ini mampu berdiri sejajar bahkan mengungguli kekuatan terbaik dari EMEA.

Tantangan Berikutnya: EDward Gaming Menanti

Perjalanan belum selesai. Di Upper Final, Paper Rex akan berhadapan dengan raksasa dari Tiongkok EDward Gaming.

Baca Juga: Update Ranking BWF Terbaru: Alwi Farhan Tembus Top 10 Tunggal Putra, Ubed Naik 9 Tingkat 

Laga ini diprediksi menjadi salah satu duel paling dinantikan di Masters London dua kekuatan terbaik Asia bertemu di satu panggung.

Menang atas EDG berarti tiket langsung ke Grand Final dan peluang nyata meraih gelar yang selama ini menjadi impian besar organisasi ini.

Dengan chemistry yang semakin solid, adaptasi taktis yang terbukti tajam, dan kepercayaan diri yang sedang berada di puncaknya banyak yang mulai berbisik bahwa 2026 bisa menjadi tahun Paper Rex. (*)

*Dwiki Dermawan, Universitas Negeri Surabaya

 

Editor : Tim Magang Radar Madiun
#Paper Rex #VCT Masters London 2026 #Valorant Champions Shanghai 2026