Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bursa Transfer Juventus: Jonathan David Menolak Dijual, Rencana Beli Striker Baru Kian Rumit

Titis Osi Kurniawan • Jumat, 19 Juni 2026 | 11:08 WIB
Jonathan David belum tampil maksimal di Juventus.
Jonathan David belum tampil maksimal di Juventus.

Jawa Pos Radar Madiun - Rencana raksasa sepak bola Italia, Juventus, untuk membenahi lini serang mereka pada bursa transfer musim panas tahun ini menemui jalan terjal.

Laporan terbaru dari berbagai media lokal menyebutkan bahwa penyerang andalan mereka, Jonathan David, secara mengejutkan menolak menyerah pada kariernya di klub tersebut.

Pemain internasional Kanada itu bersikeras untuk tetap bertahan meski baru saja melewati musim debut yang sangat mengecewakan di panggung Serie A.

Sebagai pengingat, David mendarat di Turin pada jendela transfer musim panas 2025 lalu dengan status bebas transfer yang cukup menguntungkan pihak klub.

Ia langsung diikat dengan kontrak jangka panjang berdurasi lima tahun yang sejatinya akan menahannya di klub hingga musim panas 2030 mendatang.

Pemain berusia 26 tahun tersebut dilaporkan mengantongi bayaran selangit mencapai 6 juta euro per musim, ditambah potensi bonus hingga 2 juta euro.

Ekspektasi tinggi tentu mengiringi kedatangannya mengingat rekam jejak impresifnya saat mencetak rata-rata di atas 17 gol per musim bersama Lille di Ligue 1 Prancis.

Namun nahas, sang penyerang justru terlihat sangat kesulitan untuk beradaptasi dengan ritme permainan Serie A yang dikenal super ketat.

Untuk pertama kalinya dalam karier profesionalnya, David harus menutup musim dengan torehan sangat minim, yakni hanya enam gol dari 35 penampilan di kancah liga.

Baca Juga: Carlo Ancelotti Enggan Ambil Risiko, Neymar Dipastikan Absen di Laga Brasil vs Haiti

Rumitnya Rencana Belanja Juventus

Menyusul kegagalan Juventus mengamankan tiket ke Liga Champions dan berakhirnya kontrak Dusan Vlahovic, manajemen klub sejatinya sangat berniat mendatangkan penyerang tengah baru.

Langkah strategis tersebut sangat dibutuhkan untuk menambah amunisi di lini serang skuad asuhan pelatih Luciano Spalletti.

Penjualan David pada bursa transfer kali ini sejatinya akan memberikan keuntungan finansial besar bagi Juventus mengingat statusnya yang didatangkan secara gratis.

Akan tetapi, laporan eksklusif dari La Gazzetta dello Sport mengungkapkan bahwa sang penyerang bertekad kuat untuk bertahan dan membuktikan nilai jualnya di Allianz Stadium.

Keputusan sepihak dari David ini dipastikan akan sangat mempersulit langkah manajemen dalam berburu penyerang baru yang sepadan.

Beban gaji sang pemain yang terlampau tinggi serta minimnya peluang untuk menjual Lois Openda secara permanen menjadi hambatan utama bagi pembukuan klub.

Situasi finansial tim yang berjuluk Bianconeri tersebut juga dipastikan semakin tercekik akibat absennya mereka dari kompetisi elite benua Eropa.

Anggaran belanja tim diperkirakan akan menyusut tajam hingga 50-60 juta euro jika dibandingkan dengan musim-musim sebelumnya saat berlaga di Liga Champions.

Bisa dibayangkan betapa sulitnya tugas manajemen untuk menyisihkan dana demi merekrut striker utama baru jika David dan Openda tetap berada di dalam skuad. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#bursa transfer #Juventus #jonathan david #Piala Dunia 2026