Jawa Pos Radar Madiun - Penyelenggara kompetisi sepak bola nasional, I.League, siap memberikan penyesuaian jadwal khusus bagi Persib Bandung dan Borneo FC pada musim depan.
Langkah taktis ini diambil lantaran kedua klub elite tersebut dijadwalkan akan bertarung di empat kompetisi berbeda secara bersamaan.
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengonfirmasi langsung rencana penyesuaian kalender pertandingan tersebut di Jakarta pada hari Jumat (19/6).
Berlaga di Empat Kompetisi
Sebagai kampiun liga musim lalu, Persib Bandung dipastikan akan berlaga di ajang Super League, Piala Liga, AFC Champions League Two (ACL 2), dan ASEAN Club Championship (ACC).
Sementara itu, Borneo FC yang menyandang status sebagai runner-up juga akan mengikuti Super League, Piala Liga, AFC Challenge League, serta turnamen ACC.
Asep menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan intensif dengan perwakilan manajemen dari kedua klub tersebut pada Jumat pagi di kantor I.League.
"Kita membicarakan sebetulnya kondisi yang ada di musim kompetisi 2026/2027," ujar Asep saat memberikan keterangan dalam acara League Talk.
Dalam pertemuan strategis tersebut, pihak operator liga telah memaparkan gambaran draf kalender pertandingan untuk kompetisi domestik maupun agenda di level Asia.
Baca Juga: Piala Liga Indonesia Hanya Diikuti Klub Super League dan Championship, Begini Aturan Mainnya
Dukungan Maksimal di Babak Grup
Komunikasi awal ini sengaja dibangun oleh I.League sebagai bentuk dukungan nyata agar kedua wakil Indonesia tersebut bisa menorehkan prestasi yang maksimal.
Asep memberikan jaminan mutlak bahwa I.League akan memfasilitasi penyesuaian jadwal selama Persib dan Borneo masih berlaga di fase grup kompetisi Asia.
Hal ini dikarenakan jadwal pertandingan pada babak grup dirasa relatif lebih mudah untuk diprediksi dan diatur sejak awal musim bergulir.
"Di group stage rasanya masih relatif lebih mudah kita bisa berikan kepastian lebih awal untuk mereka mempersiapkan tim," ungkap Asep.
Tantangan Penyesuaian di Babak Gugur
Namun, Asep mengakui bahwa bentuk dukungan penyesuaian jadwal ini mungkin tidak bisa berjalan seratus persen sempurna apabila kedua tim sukses melaju ke babak sistem gugur.
Pasalnya, jadwal detail pertandingan dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) biasanya baru akan dirilis belakangan setelah fase grup usai.
Pihak operator liga nasional tentu tidak bisa sembarangan menebak kapan sebuah tim akan bermain di kandang maupun tandang saat memasuki sistem dua leg.
Meski demikian, I.League tetap berkomitmen penuh untuk meminimalisasi berbagai potensi bentrok jadwal yang dapat menyulitkan klub dalam membagi fokus kebugaran pemain.
Penyelenggara liga berharap Persib dan Borneo FC bisa tetap tampil prima untuk mengejar gelar di kancah domestik sekaligus mengharumkan nama bangsa di panggung internasional. (naz)
Editor : Mizan Ahsani