Jawa Pos Radar Madiun - Satu lagi cabang esports Indonesia resmi mengamankan tiket ke Main Event Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Kali ini giliran PUBG Mobile yang menorehkan pencapaian gemilang Timnas Indonesia berhasil finis di posisi kedua Grand Final kualifikasi,
hanya kalah dari Pakistan yang tampil sebagai juara.
Hasil ini melengkapi rangkaian kabar baik dari kontingen esports Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa tim Garuda di cabang battle royale ini benar-benar layak diperhitungkan di level Asia.
Perjalanan Panjang dari Vietnam
Babak kualifikasi PUBG Mobile Asian Games 2026 digelar di Ho Chi Minh City, Vietnam, berlangsung dari 19 hingga 21 Juni 2026.
Baca Juga: Tanpa Kehilangan Satu Game pun, Skuad Honor of Kings Indonesia Pastikan Tiket ke Aichi-Nagoya
Format turnamen ini cukup unik dan menuntut konsistensi luar biasa: peserta dibagi ke dalam beberapa grup,
dengan masing-masing grup memainkan enam pertandingan dalam satu hari penuh.
Hanya enam tim terbaik dari setiap grup yang berhak melangkah ke babak Grand Final, sementara sisanya langsung tersingkir dari turnamen.
Grand Final sendiri digelar pada 21 Juni 2026, mempertemukan 12 tim terbaik dari seluruh grup yang ada.
Mereka kembali memainkan enam pertandingan penentu, dan hanya delapan tim teratas yang berhak mengantongi tiket menuju panggung utama di Jepang.
Sistem poin yang digunakan turut menambah ketegangan kompetisi ini. Setiap placement memberikan poin berbeda juara pertama mendapat 10 poin,
sementara posisi kelima hingga kedua belas mendapat poin yang terus menurun. Di luar poin placement,
setiap eliminasi yang berhasil dilakukan turut menyumbang satu poin tambahan, menjadikan agresivitas tim sama pentingnya dengan strategi bertahan hidup.
Grup A yang Penuh Tantangan
Sebelum melangkah ke Grand Final, Indonesia harus melalui fase grup yang tidak mudah.
Timnas Garuda tergabung di Grup A bersama sejumlah kekuatan PUBG Mobile Asia yang sudah punya rekam jejak panjang di level internasional,
termasuk Thailand, Vietnam, Arab Saudi, Filipina, Kazakhstan, Hong Kong, Yordania, Kyrgyzstan, Sri Lanka, Tajikistan, dan Turkmenistan.
Kehadiran Thailand dan Vietnam dua negara dengan tradisi PUBG Mobile yang sangat kuat,
membuat Grup A diprediksi menjadi salah satu grup paling kompetitif sepanjang turnamen ini.
Indonesia membuktikan bahwa mereka mampu bersaing setara, bahkan melampaui ekspektasi awal dengan akhirnya melaju hingga podium Grand Final.
Skuad yang Membawa Indonesia ke Podium
Kesuksesan ini ditopang oleh lima atlet terbaik hasil seleksi nasional, yaitu Fazriel Haikal Aditya (Yummy), Juventino Ryan Jeremy R. (Rosemary), Micho Ananda Pratama W. (Zeta), Muh Fathyn Zilhaq S. (Snape), dan Sharfan Syahman Shodiq (Potato).
Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda ini berada di bawah arahan Head Coach Deni Fianda (Defian) dan Assistant Coach Bintang Prakoso Pramanenda Sinaga (Kent).
Racikan skuad ini terbukti efektif perpaduan mekanik individu yang matang dengan strategi rotasi yang disiplin,
menjadi kunci utama Indonesia mampu bersaing hingga ke posisi runner-up di kualifikasi seketat ini.
Bergabung dengan Negara-Negara Lain Menuju Aichi-Nagoya
Dengan hasil ini, Indonesia resmi bergabung bersama Pakistan, Vietnam, Thailand, Yordania, Uzbekistan, Nepal, dan Myanmar,
sebagai delapan negara yang lolos langsung ke Main Event melalui jalur kualifikasi. Sementara itu,
sejumlah kekuatan PUBG Mobile lain seperti Arab Saudi, Malaysia, Hong Kong, dan Brunei harus puas berada di luar delapan besar kali ini.
Baca Juga: Indonesia Kirim Dua Wakil ke MSC EWC 2026! Ini Daftar Lengkap 16 Tim yang Akan Mengguncang Paris
Total terdapat 23 negara dan wilayah yang berpartisipasi dalam keseluruhan proses kualifikasi PUBG Mobile Asian Games 2026 ini,
mencerminkan betapa luas dan kompetitifnya ekosistem PUBG Mobile di kawasan Asia.
Empat Tiket, Satu Indonesia yang Semakin Solid
Keberhasilan PUBG Mobile ini melengkapi capaian luar biasa Timnas Esports Indonesia di babak kualifikasi Asian Games 2026.
Bersama dengan Honor of Kings, Naraka: Bladepoint, Identity V, dan Mobile Legends: Bang Bang,
yang sebelumnya juga telah memastikan tiket mereka, Indonesia kini tampil dengan kekuatan penuh di berbagai cabang esports menuju Aichi-Nagoya.
Perjalanan dari Ho Chi Minh City menuju Jepang sudah selesai untuk fase kualifikasi.
Kini, fokus sepenuhnya beralih ke persiapan jangka panjang karena tantangan sesungguhnya,
melawan tim-tim terbaik se-Asia di panggung utama, baru akan dimulai. (*)
*Dwiki Dermawan, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Magang Radar Madiun