Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Berujung Sanksi Larangan Balapan, Marco Bezzecchi Sesali Aksi Arogan di MotoGP Ceko

Satrio Jati • Selasa, 23 Juni 2026 | 08:22 WIB
Pembalap MotoGP Marco Bezzecchi.
Pembalap MotoGP Marco Bezzecchi.

Jawa Pos Radar Madiun - Pembalap andalan Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, akhirnya menyampaikan permohonan maaf terbuka secara resmi kepada publik dan komunitas balap dunia.

Langkah ini diambil usai pembalap asal Italia tersebut melakukan tindakan tidak terpuji dengan menampar seorang petugas lintasan (marshal) dalam rangkaian MotoGP Ceko akhir pekan lalu.

Insiden memalukan itu bermula ketika Bezzecchi mengalami kecelakaan dan terjatuh di area gravel dalam sesi pemanasan yang berlangsung pada hari Sabtu.

Melihat insiden tersebut, sejumlah marshal yang bertugas di pinggir Sirkuit Brno langsung bergerak sigap dan merespons cepat untuk membantu mengevakuasi sang pembalap.

Refleks Arogan di Atas Gravel

Namun, alih-alih memberikan apresiasi atau berterima kasih, Bezzecchi justru tersulut emosi dan bertindak di luar kendali di lokasi kejadian.

Ia dilaporkan kedapatan melayangkan dua kali tamparan ke arah wajah salah satu marshal yang kala itu sedang berjuang keras mengangkat sepeda motor Aprilia miliknya.

Aksi arogan yang terekam kamera tersebut langsung memicu gelombang sorotan tajam dan kecaman keras dari para penggemar MotoGP di berbagai belahan dunia.

Tindakannya dinilai sangat berlebihan dan tidak menghargai nilai-nilai sportivitas serta pengorbanan para petugas keselamatan di sirkuit.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Belanda 2026: Veda Ega Pratama Sudah Familiar dengan Sirkuit Assen

Diganjar Sanksi Black Flag

Akibat perilaku kasarnya tersebut, pembalap yang akrab disapa The Bezz ini langsung dijatuhi hukuman disiplin yang sangat berat dari pihak penyelenggara.

Ia dilarang keras untuk turun mengaspal dalam sesi balapan utama (main race) MotoGP Ceko yang digelar pada hari Minggu kemarin.

Sanksi tegas ini menjadi kerugian besar bagi tim Aprilia Racing yang harus kehilangan poin penting akibat tindakan indisipliner dari sang pembalap utama.

Sadar posisinya salah, Bezzecchi dilaporkan langsung mendatangi marshal yang bersangkutan di Sirkuit Brno pada hari Minggu untuk meminta maaf secara langsung secara personal.

Sampaikan Penyesalan Mendalam

Melalui akun Instagram resminya, pembalap bernomor motor 72 itu menuliskan pesan penyesalan mendalam yang ditujukan kepada seluruh elemen pencinta balap.

"Saya ingin meminta maaf kepada seluruh komunitas MotoGP atas perilaku saya terhadap Marshal Trackside," tulis Bezzecchi sebagaimana dikutip dari laman resmi MotoGP, Senin (22/6).

Ia juga mengakui bahwa dirinya sangat memahami besarnya usaha dan pengorbanan yang dilakukan para marshal demi menjaga keselamatan para pembalap di lintasan.

Bezzecchi secara jantan menegaskan bahwa tindakan kekerasan fisik seperti itu sama sekali tidak boleh terjadi di dunia balap dan tidak memiliki alasan pembenaran apa pun.

"Perilaku ini seharusnya tidak terjadi dan tidak ada pembenaran untuk itu. Saya minta maaf kepada semua orang, Aprilia Racing dan semua penggemar saya," pungkasnya. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#motogp ceko #motogp #Bezzecchi #insiden