Jawa Pos Radar Madiun - Pertarungan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Brazil dan Jepang menjanjikan drama tinggi di Houston.
Selecao yang tampil dominan di fase grup menghadapi tim Jepang yang dikenal tangguh dan disiplin.
Pertandingan ini menjadi ujian pertama bagi Brazil di fase gugur sekaligus kesempatan Jepang mencatatkan sejarah baru.
Brazil di bawah asuhan Carlo Ancelotti tampil impresif sepanjang grup. Vinicius Junior, Matheus Cunha, dan para bintang lainnya menjadi senjata utama.
Sementara itu, Jepang dengan skema 3-4-2-1 Hajime Moriyasu mampu memberikan perlawanan sengit meski kalah di beberapa laga.
Prediksi Lineup Brazil
Carlo Ancelotti kemungkinan memakai formasi 4-3-3 dengan Alisson di bawah mistar.
Bek belakang diisi Danilo, Marquinhos, Gabriel, dan Douglas Santos. Di tengah, Casemiro, Bruno Guimaraes, dan Lucas Paqueta mengendalikan ritme.
Trio serang Vinicius Junior, Matheus Cunha, dan Rayan diharapkan menjadi momok bagi Jepang.
Prediksi Lineup Jepang
Jepang kemungkinan tetap menggunakan 3-4-2-1 dengan Zion Suzuki sebagai kiper.
Baca Juga: Rekap Hasil Piala Dunia 2026 Hari Ini: Belgia ke 32 Besar, Uruguay Angkat Koper
Bek tengah Hiroki Ito, Takehiro Tomiyasu, dan Shogo Taniguchi. Wing-back Ritsu Doan dan Keito Nakamura memberikan lebar serangan.
Di depan, Ayase Ueda didukung Junya Ito dan Daichi Kamada.
Analisis dan Prediksi
Brazil jelas favorit dengan kualitas individu yang lebih unggul.
Namun, Jepang dikenal sebagai tim yang sulit dikalahkan dan mampu memanfaatkan counter-attack cepat. Pertandingan ini diprediksi berakhir dengan kemenangan Brazil 2-1,
tapi Jepang berpotensi memberikan kejutan jika mampu menutup ruang bagi Vinicius dan kawan-kawan.
Baca Juga: Amorim Incar Raid Man Utd, Haaland Dekati Keputusan Real Madrid: Gossip Transfer Musim Panas 2026
Duel ini akan digelar di Houston dengan suhu yang cukup tinggi, faktor yang bisa memengaruhi stamina kedua tim.
Brazil diharapkan lolos ke perempat final, tapi Jepang pasti memberikan perlawanan maksimal. (*)
*Dwiki Dermawan, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Magang Radar Madiun