Jawa Pos Radar Madiun - PUBG Mobile Macao Invitational 2026 adalah turnamen internasional PUBG Mobile LAN bergengsi,
yang diselenggarakan di Studio City Event Center, Macau, mulai 29 Juni hingga 5 Juli 2026, menampilkan 25 tim terbaik dari seluruh dunia dengan format Smash Rule.
Diorganisir oleh Tencent Games dan NEOTV, turnamen ini menghadirkan tim-tim elite dari berbagai region dalam satu panggung yang sama,
untuk memperebutkan trofi paling bergengsi di kancah PUBG Mobile internasional paruh pertama 2026.
Dan bagi Indonesia, kabar dari Macau hari ini adalah kabar yang sangat membanggakan.
Konsep Turnamen: Dari Group Stage Menuju Grand Final
Sebelum membahas hasil, penting untuk memahami bagaimana format PMMI 2026 bekerja.
Turnamen ini menampilkan Group Stage dengan maksimal 18 pertandingan 6 pertandingan di setiap Day 1 dan 2, serta hingga 6 pertandingan di Day 3.
Smash Rule diterapkan di hari ketiga kompetisi.
Sistem Smash Rule bekerja seperti ini: tim akan bermain dengan aturan turnamen reguler hingga salah satu tim mencapai ambang poin tertentu,
yang disebut Match Point yaitu poin juara pertama setelah pertandingan ke-12 ditambah 10 poin.
Begitu sebuah tim mencapai Match Point, mereka menjadi "Match Point Eligible".
Tim pertama yang berhasil meraih WWCD setelah berstatus Match Point Eligible akan secara otomatis dinobatkan sebagai pemenang.
Baca Juga: Indonesia Kirim Dua Wakil ke MSC EWC 2026! Ini Daftar Lengkap 16 Tim yang Akan Mengguncang Paris
24 skuad dari seluruh dunia memainkan 12 pertandingan masing-masing selama tiga hari di Group Stage,
dengan 15 tim teratas yang berhak melangkah ke Grand Final. China's All Gamers mendapat undangan langsung ke Grand Final tanpa harus melalui Group Stage.
Group Stage Berakhir, Indonesia Kirim Dua Wakil!
Group Stage PMMI 2026 resmi berakhir pada 1 Juli 2026, dengan 15 tim teratas melaju ke Grand Final dan 9 tim terbawah tersingkir dari turnamen.
Dan dari seluruh tim yang bersaing, dua nama dari Indonesia berhasil mengamankan tiket ke babak selanjutnya.
Bigetron by Vitality tampil sebagai bintang tersebesar dari Indonesia.
Tim yang kini bertanding di bawah bendera Vitality ini finis di posisi ketiga klasemen akhir Group Stage dengan total 100 poin,
dan satu Chicken Dinner setelah perjalanan luar biasa mereka di Group Stage.
Performa yang menempatkan BTR di antara tiga tim terbaik dunia dari 24 kontestan, sebuah pencapaian yang tidak bisa dianggap remeh.
RRQ tidak kalah membanggakan. RRQ tampil impresif di Day 2 dan melompat ke posisi ketiga sementara dengan 85 poin dan dua Chicken Dinner
sebelum akhirnya memastikan posisi mereka di antara 15 tim yang lolos ke Grand Final, menjadikan mereka wakil kedua Indonesia di babak puncak turnamen ini.
Persaingan di Puncak: Aurora Gaming dan S2G Memimpin
Di luar representasi Indonesia, persaingan di puncak klasemen Group Stage berlangsung sangat sengit.
Aurora Gaming dari Mongolia tampil sebagai pemimpin klasemen akhir Group Stage dengan 109 poin dan satu Chicken Dinner,
diikuti S2G Esports dari Turki di posisi kedua dengan 103 poin dan dua Chicken Dinner.
Sayangnya tim seperti juara bertahan dunia Alpha7 Esports dari Brasil, dan Yangon Galacticos selaku juara PMWC 2025 dari Myanmar, gagal menembus Group Stage.
Mereka gugur dan pulang karena merka harus puas menempati posisi 22 dan 21, hasil yang sangan mengecewakan bagi kedua tim tersebut,
mengingat mereka merupakan mantan juara dunia dan banyak di ekspetasikan untuk bisa menjuarai PMMI kali ini.
Grand Final Macau: Perang Sesungguhnya Dimulai 3 Juli
Dengan Group Stage sudah selesai, semua perhatian kini tertuju ke Grand Final yang akan berlangsung dari 3 hingga 5 Juli 2026 di Studio City Event Center, Macau.
Seluruh pertandingan Grand Final akan disiarkan langsung di channel YouTube PUBG Mobile Esports mulai pukul 15.00 IST (17,00 WIB) setiap harinya.
Bagi fans PUBG Mobile Indonesia, momen ini adalah yang paling ditunggu. Dengan BTR dan RRQ sama-sama ada di Grand Final,
Indonesia memiliki dua kans nyata untuk melihat nama Tanah Air terpampang di podium turnamen internasional bergengsi ini.
BTR khususnya datang dengan modal yang sangat kuat setelah finis ketiga di Group Stage mereka bukan sekadar peserta,
mereka adalah salah satu kandidat terkuat untuk merebut trofi. (*)
*Dwiki Dermawan, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar Madiun