Jawa Pos Radar Madiun - Perburuan satu tiket terakhir menuju panggung utama Mid Season Cup (MSC) 2026 akhirnya menemukan pemiliknya.
Team Falcons asal Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA) resmi mengunci slot Grup Stage usai menaklukkan The Huns Esports asal Mongolia,
dengan skor 2-1 pada partai final Wildcard yang digelar 4 Juli 2026 di Qiddiya Battleground.
Kemenangan ini sekaligus menjadi ajang balas dendam bagi Falcons, yang sebelumnya sempat takluk dari tim yang sama pada laga penyisihan grup.
Dengan hasil ini, susunan 16 tim yang akan berlaga di Grup Stage MSC 2026 pun resmi lengkap,
menyusul tim-tim besar yang sudah lebih dulu mengamankan tempat lewat liga regional masing-masing seperti ONIC, Team Liquid, Team Vitality, dan Selangor.
Baca Juga: Indonesia Kirim Dua Wakil ke MSC EWC 2026! Ini Daftar Lengkap 16 Tim yang Akan Mengguncang Paris
Format Wildcard yang Tak Kenal Ampun
Berbeda dari edisi sebelumnya yang hanya diikuti delapan tim, Wildcard MSC 2026 diperluas menjadi 10 tim yang dibagi ke dalam dua grup berisi lima tim.
Setiap grup mempertandingkan format round-robin satu pertandingan (Bo1) untuk menentukan peringkat.
Tim yang finis di posisi pertama pada masing-masing grup langsung melaju ke Decider Stage,
sementara tim peringkat kedua hingga keempat harus melalui babak Gauntlet berformat best-of-three (Bo3) dengan susunan grup yang diacak ulang.
Adapun tim yang finis di posisi kelima otomatis tersingkir tanpa ampun.
Dari seluruh proses tersebut, hanya satu tim yang berhak melangkah ke Grup Stage MSC 202,
menjadikan setiap pertandingan di fase ini nyaris tanpa ruang untuk kesalahan.
Jalan Berliku Falcons Menuju Gelar Wildcard
Falcons melangkah ke Wildcard setelah finis sebagai runner-up MLBB Professional League (MPL) MENA Season 9,
tepat di bawah Geekay Esports yang sudah lebih dulu mengamankan tempat langsung di Grup Stage.
Di fase grup Wildcard, Falcons tergabung di Grup B dan berhasil mengalahkan Sunset Ravens serta Niightmare Esports,
meski sempat kalah dari The Huns pada pertemuan pertama.
Hasil tersebut membawa mereka finis sebagai unggulan kedua grup dan otomatis melaju ke babak Gauntlet.
Sebagai unggulan kedua, Falcons hanya butuh satu kemenangan untuk melaju ke Decider Stage,
dan mereka pun menuntaskannya dengan menyapu bersih Niightmare Esports untuk kedua kalinya.
Di Decider Stage, lawan pertama mereka adalah wakil Turki, FUT Esports. Falcons yang sempat tertinggal berhasil membalikkan keadaan,
dan menang 2-1 lewat reverse sweep, membuka jalan menuju partai puncak melawan The Huns Esports.
Baca Juga: Wakil Pasifik Rontok Berjamaah: RRQ dan Paper Rex Angkat Koper Lebih Dulu dari EWC 2026
Final yang Menegangkan hingga Game Penentu
Partai final menyajikan drama tersendiri. The Huns membuka keunggulan lewat kemenangan alot berdurasi 21 menit di peta Flying Cloud.
Falcons membalas di peta kedua, Dangerous Grass, dengan memanfaatkan banyaknya semak di peta tersebut untuk memaksa laga berlanjut ke game penentu.
Pada game ketiga di peta Expanding Rivers, jungler asal Filipina, Bien "Boyet" Chumecera, tampil sebagai pahlawan lewat pilihan hero Balmond yang berani,
mencatatkan 20 kill dalam waktu 17 menit dan mengantar timnya memastikan kemenangan sekaligus tiket ke Grup Stage MSC 2026.
Falcons sendiri menurunkan formasi inti yang seluruhnya diisi pemain Arab Saudi, yaitu,
Ayman "Sanji" Muidh Alqarni di posisi exp laner, Muath "Cuffin" Alkoraini sebagai mid laner, Sulaiman "Saano" Alrashdi di gold laner, dan Moayed "Trolll" Kharaba sebagai roamer, dengan Boyet melengkapi skuad sebagai jungler.
Kebangkitan Setelah Dua Musim Mengecewakan
Pencapaian ini menjadi kebangkitan penting bagi Falcons, mengingat pada edisi Wildcard tahun sebelumnya mereka gagal menembus fase grup,
sementara di MSC 2024 mereka justru tersingkir di posisi 13-16 usai lolos langsung ke Grup Stage.
Keberhasilan kali ini juga mencatatkan sejarah bagi kawasan MENA, yang untuk pertama kalinya sejak edisi perdana MSC di bawah naungan Esports World Cup.
Berhasil mengirim dua wakil sekaligus ke Grup Stage Geekay Esports lewat jalur langsung dan Falcons lewat jalur internasional via Wildcard.
Tiger Xu, Global Head of MLBB Esports di MOONTON Games, turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut,
menyebut keberhasilan Falcons sebagai bukti nyata berkembangnya level kompetisi di kawasan MENA.
Dengan slot terakhir yang kini terisi, MSC 2026 siap memasuki fase Grup Stage pada 22-26 Juli mendatang di Paris,
mempertemukan 16 tim terbaik dunia dalam format grup ganda dengan sistem gugur ganda (double-elimination) untuk memperebutkan tiket ke babak Knockout. (*)
*Dwiki Dermawan, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar Madiun