Jawa Pos Radar Madiun - Sejarah besar sepak bola Eropa baru saja tercipta di tanah Amerika Utara setelah perjuangan gigih sebuah tim mampu meruntuhkan kutukan turnamen yang sudah bertahan selama puluhan tahun.
Pelatih Timnas Swiss Murat Yakin menyebut rencananya berjalan mulus setelah tim asuhannya menyingkirkan Kolombia pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Dikutip dari laman resmi FIFA, Rabu (8/7), Yakin mengatakan yang terpenting adalah Swiss bisa melangkah ke babak perempat final setelah menanti 72 tahun.
Perubahan strategi di tengah jalannya laga terbukti menjadi kunci utama bagi armada Rossocrociati untuk meredam agresivitas serangan wakil Amerika Selatan tersebut.
"In awal pertandingan, kami membutuhkan pengalaman. Kami membutuhkan mentalitas yang tepat. Kemudian, pada babak kedua, kami melakukan pergantian pemain yang memberikan kami kendali lebih besar, terutama dalam penguasaan bola," jelas Yakin.
Swiss berhasil mengunci satu tempat pada babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengatasi Kolombia lewat babak adu penalti di Stadion BC Place, Vancouver, Selasa waktu setempat.
Pada pertandingan ini kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 120 menit sebelum Swiss mampu menjadi pemenang setelah menang 4-3 di babak adu penalti.
Selanjutnya pada babak perempat final Piala Dunia 2026, Swiss akan menghadapi juara bertahan Argentina di Stadion Arrowhead, Kansas, Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB.
Yakin melanjutkan, keberhasilan Swiss menyingkirkan Kolombia tidak terlepas dari pemain-pemain yang percaya diri untuk mengambil tendangan penalti.
Meskipun begitu, dirinya mengakui bahwa keberhasilan Swiss bisa melangkah ke babak perempat final tidak terlepas dari keberuntungan yang menaungi Granit Xhaka serta kolega.
"Anda tentu selalu memiliki rencana. Ketika rencana itu akhirnya berhasil, rasanya jauh lebih memuaskan. Tenu saja, hari ini kami juga sedikit beruntung, dan itu adalah bagian dari sepak bola," ungkap Yakin.
Baca Juga: Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026: Prancis Hadapi Maroko, Swiss Tantang Argentina
Kebanggaan Skuad Senior dan Suntikan Energi Pemain Muda
Di sisi lain, kebahagiaan luar biasa juga terpancar dari sang jenderal lapangan tengah yang menjadi motor penggerak permainan tim sepanjang turnamen.
Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka menilai negaranya saat ini diperkuat generasi yang spesial seusai memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026.
Dikutip dari laman resmi FIFA, Rabu, Xhaka menjelaskan jika Swiss harus menanti cukup lama untuk bisa memiliki kumpulan pemain seperti ini.
Pemain Sunderland itu berharap Swiss tetap akan diperkuat sekelompok pemain hebat di masa mendatang tanpa harus menunggu dalam waktu lama agar hal tersebut bisa terwujud.
Kombinasi harmonis antara pilar senior yang sarat jam terbang dengan ambisi besar para talenta muda menjadi pondasi utama kekuatan mereka saat ini.
"Kami, para pemain yang lebih berpengalaman, terus didorong oleh pemain-pemain yang lebih muda, dan pada saat yang sama, kami harus memberikan contoh nyata setiap hari serta di setiap pertandingan," ungkap Xhaka.
Baca Juga: Contoh Naskah Pidato Upacara Pembukaan MPLS untuk Kepala Sekolah
Rekam Jejak Sejarah Baru dan Estafet Mentalitas Pemenang
Swiss baru saja menyudahi penantian 72 tahun mereka untuk kembali merasakan babak perempat final Piala Dunia setelah menyingkirkan Kolombia di fase 16 besar.
Pada pertandingan ini kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 120 menit sebelum Swiss mampu menjadi pemenang setelah menang 4-3 di babak adu penalti.
Xhaka menambahkan ia beserta pemain senior lainnya akan terus membagikan pengalaman kepada pemain muda mereka dan menanamkan mentalitas bahwa Swiss dapat melakukan apa pun, termasuk di babak perempat final Piala Dunia 2026.
Keberhasilan kolektif ini dipersembahkan untuk seluruh elemen tim yang telah bekerja keras di belakang layar selama masa persiapan kompetisi.
"Mulai dari staf pelatih hingga pemain terakhir, kita semua bisa bangga atas pencapaian kita," pungkasnya.
Ujian berikutnya dipastikan akan jauh lebih berat mengingat mereka harus terbang ke Kansas untuk menantang sang juara bertahan demi sepotong tiket menuju babak semifinal.
Selanjutnya pada babak perempat final Piala Dunia 2026, Swiss akan menghadapi juara bertahan Argentina di Stadion Arrowhead, Kansas, Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB. (naz)
Editor : Mizan Ahsani