Jawa Pos Radar Madiun - Inter Milan resmi mencapai kesepakatan transfer untuk mendatangkan Anan Khalaili dari Union Saint-Gilloise, klub asal Belgia.
Nerazzurri harus merogoh kocek lebih dalam demi mendapatkan tanda tangan bek sayap muda berkebangsaan Israel tersebut, dengan nilai transfer mencapai 25 juta euro plus bonus tambahan.
Perjalanan Negosiasi yang Alot
Kesepakatan ini tidak diraih dengan mudah. Union Saint-Gilloise sempat menolak tawaran awal Inter senilai 23 juta euro plus bonus.
Sebelum akhirnya klub asal Milan itu menaikkan penawaran hingga menyentuh angka yang diminta pihak Belgia.
Langkah menaikkan tawaran ini pun terbukti menjadi kunci suksesnya negosiasi, sekaligus memastikan Inter mengalahkan persaingan dari klub Serie A lain, Napoli, yang juga dikabarkan mengincar pemain kelahiran 2004 tersebut.
Kontrak Jangka Panjang hingga 2031
Setelah mendapat lampu hijau dari sang pemain sendiri, Khalaili dipastikan akan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun bersama Inter, mengikat sang pemain hingga 2031.
Nilai gaji yang disepakati mencapai 1,8 juta euro per musim. Sebagai tahap selanjutnya.
Khalaili dijadwalkan menjalani tes medis pada hari Sabtu sebelum secara resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Inter.
Siap Isi Kekosongan di Sisi Kanan Pertahanan
Kedatangan Khalaili menjadi solusi tepat bagi kubu Inter yang tengah mencari pengganti Denzel Dumfries.
Bek sayap asal Belanda tersebut sebelumnya sudah resmi hengkang dari klub, sementara Inter juga dikabarkan tengah mendekati satu nama lain, Palestra, untuk memperkuat lini sayap mereka.
Kepindahan Khalaili ke Inter sekaligus melengkapi rangkaian aktivitas transfer musim panas Inter di bawah asuhan pelatih Cristian Chivu.
Sebelum mendapatkan Khalaili, Nerazzurri lebih dulu mengamankan tanda tangan kiper Ivan Provedel sebagai pemain baru pertama mereka di bursa transfer kali ini.
Modal Awal Persiapan Musim Baru
Dengan datangnya Khalaili, Inter kini punya opsi segar di sisi kanan pertahanan untuk menghadapi ketatnya jadwal kompetisi musim depan.
Publik Nerazzurri kini menantikan bagaimana sang bek sayap muda ini beradaptasi dengan skema permainan Chivu.
Sekaligus berharap ia bisa langsung tampil kompetitif menggantikan peran penting yang sebelumnya diisi Dumfries. (*)
*Dwiki Dermawan, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar Madiun