Jawa Pos Radar Madiun - Citra seorang atlet profesional di era modern kini tidak lagi terbatas pada performa fisik dan statistik di atas lapangan hijau.
Interaksi sosial, pembawaan diri di ruang publik, serta respons emosional saat menghadapi tekanan menjadi variabel penting yang membentuk persepsi masyarakat luas terhadap daya tarik personal mereka.
Bintang sepak bola Norwegia, Erling Haaland, tidak hanya dikenal berkat ketajamannya dalam mencetak gol.
Penyerang bertubuh kekar ini juga terbukti memiliki daya tarik kuat yang membuatnya digemari banyak orang, termasuk mereka yang bukan merupakan penggemar sepak bola.
Melansir dari Psychology Today, psikolog sosial Danielle Del Core menjelaskan bahwa ketertarikan publik terhadap Haaland tidak semata-mata dipengaruhi oleh penampilan fisik atau rentetan prestasinya di lapangan.
Sejumlah penelitian ilmiah menunjukkan bahwa perilaku dan karakter nyata yang ditampilkan seseorang turut memengaruhi bagaimana orang lain menilai tingkat daya tariknya.
Kemampuan Memberi Rasa Aman dan Pengendalian Diri
Kombinasi antara kekuatan fisik yang besar dan kelembutan sikap di arena tanding menjadi salah satu daya pikat utama sang pemain.
Salah satu faktor yang dinilai sangat berperan adalah kemampuan memberi rasa aman kepada lingkungan sekitar.
Del Core mengutip penelitian Barlev dan kolega pada tahun 2025 yang menemukan bahwa kekuatan fisik seseorang akan dinilai jauh lebih menarik ketika digunakan untuk melindungi orang lain, bukan untuk mengintimidasi.
Dalam sebuah pertandingan, Haaland kerap kali tertangkap kamera membantu rekan setim maupun pemain lawan yang terjatuh, serta langsung memeriksa kondisi pemain lain setelah terjadi benturan fisik yang keras.
Selain itu, Haaland juga dinilai mampu menunjukkan pengendalian diri yang sangat baik di bawah tekanan tinggi.
Meski sering mendapatkan pelanggaran keras dari lini pertahanan lawan, ia dikenal jarang bereaksi secara berlebihan atau meledak-ledak.
Menurut berbagai penelitian psikologi, kemampuan mengendalikan emosi negatif menjadi salah satu sifat yang paling dihargai dalam sebuah hubungan jangka panjang.
Baca Juga: Geely Resmi Perkenalkan Galaxy Cruiser 700, SUV PHEV dengan Tampilan ala Defender dan Land Cruiser
Erling Haaland Tunjukkan Sikap Baik dan Humoris
Aktivitas di luar urusan taktik sepak bola turut andil dalam mendongkrak popularitas global penyerang andalan tersebut.
Faktor lain yang memperkuat daya tarik Haaland adalah kesan ramah dan baik hati yang ia tunjukkan kepada para penggemar.
Sejumlah studi menunjukkan bahwa perilaku seperti kebaikan, kepedulian, dan kemurahan hati secara signifikan dapat meningkatkan penilaian seseorang terhadap daya tarik interpersonal orang lain.
Del Core juga menilai publik melihat Haaland sebagai sosok yang loyal. Hal ini tercermin dari perilakunya yang beberapa kali terlihat memprioritaskan pasangan dan keluarganya dalam berbagai kesempatan besar.
Loyalitas sendiri telah lama dikenal dalam ranah psikologi sebagai salah satu karakter paling krusial yang dianggap penting oleh masyarakat.
Di luar lapangan, selera humor Haaland melalui berbagai unggahan spontan di media sosial pribadinya juga ikut memperkuat citra positifnya.
Penelitian menunjukkan bahwa selera humor yang baik sering dikaitkan erat dengan kreativitas, kemampuan memecahkan masalah (problem solving), serta kecerdasan intelektual, sehingga otomatis meningkatkan daya tarik seseorang.
Meski demikian, Del Core mengingatkan masyarakat bahwa seluruh penilaian positif tersebut didasarkan pada citra (image) yang ditampilkan Haaland di ruang publik.
Kepribadian seseorang dalam kehidupan pribadi yang paling dalam belum tentu sama persis dengan persepsi yang terlanjur terbentuk di mata masyarakat luas. (naz)
Editor : Mizan Ahsani