Jawa Pos Radar Madiun - Isu pelecehan seksual mengguncang Divisi Putri V-League.
Seorang pelatih klub V-League putri dituduh telah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang pemain.
Namun, sejauh ini belum disebutkan nama oknum pelatih maupun korban.
Baca Juga: Megawati Hangestri Bakal Tampil di Jeju Super Match 2026: Hadapi Klub Jepang dan China
Dilansir Sports Donga, Pusat Etika Olahraga saat ini tengah melakukan penyelidikan atas kasus tuduhan pelecehan seksual tersebut.
"Kami menerima laporan pada pertengahan Mei mengenai pelecehan seksual yang dilakukan salah satu pelatih terhadap seorang pemain," ujar salah seorang pejabat KOVO.
Kabarnya, si oknum pelatih langsung dipecat dari jabatannya.
Baca Juga: Megawati Hangestri Tiba di Korea, Janjikan Kemenangan saat Lawan Red Sparks
Dilaporkan Sports Donga, si oknum pelatih yang menangani kub korban sejak musim 2022-2023 itu melakukan perilaku tidak pantas saat makan malam tim pada akhir Januari lalu.
Federasi Bola Voli Korea (KOVO) pun menanggapi masalah tersebut dengan serius.
KOVO dilaporkan bakal menggelar pertemuan Komite Disiplin untuk menjatuhkan sanksi.
"Komite Disiplin berencana untuk menentukan apakah akan menjatuhkan sanksi dan tingkat keparahannya dengan merujuk pada usulan disiplin dari Pusat Etika Olahraga," kata seorang pejabat KOVO.
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto