SURABAYA, Jawa Pos Radar Madiun — Laga big match antara Persebaya Surabaya melawan Persija Jakarta pada penyisihan Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (26/7) malam, berjalan sengit.
Hingga peluit tanda berakhirnya paruh pertama dibunyikan wasit, kedua tim masih bermain imbang dengan skor 0-0.
Sejak menit awal babak pertama, tensi pertandingan langsung berjalan tinggi.
Jual beli serangan diperagakan oleh kedua skuad demi mencuri gol cepat.
Persebaya yang tampil di hadapan pendukung setianya tampak mendominasi jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai 56% berbanding 44% milik Macan Kemayoran.
Baca Juga: Adhyaksa FC Ganti Nama Jadi Isen Mulang FC Jelang Super League 2026, Artinya Tak Main-Main
Hujan Kartu Kuning Warnai Paruh Pertama
Pertandingan yang mempertemukan dua rival abadi ini diwarnai dengan permainan keras yang menghasilkan total empat kartu kuning di paruh pertama (masing-masing dua untuk kedua tim).
Persebaya harus menerima kartu kuning pertama saat laga baru berjalan 5 menit melalui Toni Firmansyah, disusul satu kartu kuning lagi di menit ke-7.
Sementara itu, Persija Jakarta juga diganjar kartu kuning masing-masing untuk Witan pada menit ke-13 dan A. Firmansyah pada menit ke-20.
Statistik Babak Pertama: Persebaya Unggul Dominasi
Berdasarkan statistik paruh pertama, Persebaya lebih aktif menebar ancaman ke lini pertahanan Persija:
Baca Juga: Antisipasi Gangguan Jaringan Listrik, PLN Rampungkan Penggantian HV Klem di Gardu Induk Nganjuk
Penguasaan Bola: Persebaya Surabaya 56% - 44% Persija Jakarta
Total Tembakan: Persebaya 3 - 1 Persija
Tembakan ke Arah Gawang: Persebaya 2 - 1 Persija
Tendangan Sudut (Corner Kick): Persebaya 4 - 2 Persija
Meski Bajul Ijo sempat mencatatkan beberapa peluang berbahaya lewat tembakan tepat sasaran, lini belakang Persija masih tampil disiplin menghalau gempuran tuan rumah.
Skor kaca mata 0-0 pun bertahan hingga turun minum, menjanjikan jalannya babak kedua yang tak kalah menarik untuk dinantikan. (tif)
Editor : Latiful Habibi