Jawa Pos Radar - PBSI resmi menunjuk Nova Widianto sebagai pelatih kepala ganda campuran pelatnas Indonesia.
Nova menggantikan Rionny Mainaky yang mundur bersama asistennya, Amon Sunaryo.
Baca Juga: Daftar Top Skor Piala AFF 2026 Terbaru: Penyerang Myanmar Samai Koleksi Gol Mitchell Baker
"Selamat datang kembali, Nova Widianto!" tulis PBSI di akun Instagram resminya.
Dengan pengalaman dan dedikasi yang dimiliki, kehadiran Nova diharapkan bisa makin memperkuat pembinaan serta meningkatkan daya saing sektor ganda campuran Indonesia di level dunia.
Kabid Binpres Pelatnas Eng Hian menyebut, pengalaman dan rekam jejak Nova akan membawa sektor ganda campuran Indonesia kembali bersaing di level tertinggi.
Baca Juga: Jordan Wilson Antusias Main di Korea: Tandem Megawati Hangestri Siap Jadi Eksekutor Serangan Balik Cepat
"Nova merupakan sosok yang memiliki pengalaman dan pemahaman yang sangat baik di sektor ganda, baik sebagai atlet maupun pelatih," kata Eng Hian.
Ya, Nova merupakan salah satu pemain ganda campuran terbaik yang dimiliki Indonesia.
Bersama Liliyana Natsir, dia sukses meraih gelar Juara Dunia 2005 dan 2007.
Selain itu, medali perak Olimpiade Beijing 2008 nomor ganda campuran.
Prestasinya sebagai pelatih tak kalah mentereng.
Dia mencatat sejarah sebagai pelatih pertama Malaysia yang membawa ganda campuran negara tersebut juara dunia.
Yakni, pada 2024 lewat pasangan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.
Comeback-nya Nova menarik perhatian karena sektor ganda campuran Indonesia sedang diterpa isu match fixing.
Pihak PBSI sejauh ini belum menyebut nama.
PBSI hanya mengonfirmasi BWF sedang menjalankan proses peradilan independen terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia.
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto