PSSI Minta Warganet Tak Hujat Pemain Timnas Indonesia usai Tampil Memalukan di Piala AFF 2026

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 09:04 WIB
Timnas Indonesia gagal total di Piala AFF 2026. (PSSI)
Timnas Indonesia gagal total di Piala AFF 2026. (PSSI)

Jawa Pos Radar Madiun - Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF 2026 memantik kekecewaan publik.

PSSI meminta kritik atas hasil tersebut tidak berubah menjadi hujatan terhadap pemain maupun pelatih skuad Garuda.

Sekjen PSSI Yunus Nusi menegaskan federasi siap menerima kritik setelah Indonesia harus menghentikan langkah di fase grup. Namun, dia meminta perjuangan pemain dan jajaran pelatih tetap mendapat apresiasi.

"Timnas kita yang telah berjuang, harus tetap kita apresiasi. Silakan mengkritisi PSSI atau Ketua Umum, kami menerima. Namun, yang terpenting adalah jangan menghujat pemain dan pelatih," ujar Yunus.

Timnas Indonesia Finis Ketiga di Grup B

Langkah Indonesia terhenti setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada pertandingan terakhir Grup B. Laga penentuan tersebut berlangsung di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8).

Tambahan satu poin tidak cukup mengantarkan pasukan John Herdman menuju fase gugur. Timnas Indonesia harus puas mengakhiri persaingan Grup B di peringkat ketiga.

Hasil tersebut sekaligus mengubur harapan Garuda untuk bersaing memperebutkan gelar Piala AFF 2026. PSSI mengakui pencapaian tim nasional tidak sesuai dengan ekspektasi masyarakat.

Yunus memahami kekecewaan suporter setelah perjalanan Indonesia berakhir lebih cepat. Atas hasil tersebut, federasi menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat sepak bola Tanah Air.

"Terkait hasil di Piala AFF, PSSI memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat sepak bola Indonesia karena tidak memberikan hasil yang memuaskan secara sempurna," ujarnya.

Baca Juga: Klasemen Moto3 2026 Terbaru usai Seri Inggris: Veda Ega Pratama Dekati 100 Poin

PSSI Minta Pemain dan Pelatih Tak Jadi Sasaran Hujatan

Di tengah derasnya kritik setelah kegagalan tersebut, PSSI meminta publik tidak menjadikan pemain maupun pelatih sebagai sasaran hujatan. Yunus menilai perjuangan mereka selama turnamen tetap layak dihargai.

Menurut dia, para pemain Timnas Indonesia masih memiliki perjalanan panjang bersama sepak bola nasional. Mereka diharapkan terus berkembang dan mampu memberikan prestasi lebih baik pada kesempatan berikutnya.

Dukungan publik karena itu dinilai tetap penting bagi perkembangan skuad Garuda. Kekecewaan atas hasil Piala AFF 2026 diharapkan tidak memutus kepercayaan terhadap masa depan para pemain.

"Masih ada harapan besar bagi anak-anak itu untuk membawa prestasi sepak bola kita menjadi lebih bagus," katanya.

PSSI Siapkan Evaluasi Menyeluruh

Kegagalan menembus semifinal tidak akan berlalu begitu saja. PSSI memastikan performa Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 menjadi bahan evaluasi menyeluruh.

Yunus menjelaskan evaluasi merupakan proses rutin yang dilakukan federasi terhadap perjalanan timnas. 

Evaluasi tidak hanya digelar ketika Garuda mendapatkan hasil mengecewakan, tetapi juga setelah mencatat keberhasilan.

Proses tersebut bakal melibatkan sejumlah unsur penting di tubuh federasi dan tim nasional. Ketua Umum PSSI, Badan Tim Nasional (BTN), Komite Eksekutif (Exco), hingga jajaran pelatih akan terlibat dalam pembahasan.

Hasil evaluasi menjadi penting untuk melihat kekurangan yang membuat Indonesia gagal melangkah dari fase grup. Terlebih, pertandingan terakhir kontra Singapura menjadi kesempatan penentu yang akhirnya hanya menghasilkan satu poin.

PSSI kini menghadapi pekerjaan untuk memastikan kegagalan di Piala AFF 2026 menjadi bahan pembenahan bagi agenda berikutnya.

Di sisi lain, federasi meminta kritik publik diarahkan pada evaluasi dan perbaikan tanpa berubah menjadi hujatan personal terhadap pemain maupun pelatih. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
yunus nusi indonesia piala aff 2026 John Herdman pssi