Group Stage Usai, Begini Nasib Beda Dua Wakil Indonesia di PMWC 2026

Tim Content Writer Radar Madiun • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 11:30 WIB
Piala PMWC di EWC Paris 2026 (ewc)
Piala PMWC di EWC Paris 2026 (ewc)

Jawa Pos Radar Madiun - Babak Group Stage PUBG Mobile World Cup (PMWC) 2026, bagian dari rangkaian Esports World Cup di Paris, Prancis, resmi rampung setelah empat hari pertandingan sengit sejak 6 hingga 9 Agustus 2026.

Total 32 tim terbaik dunia yang terbagi dalam Grup A dan Grup B harus bertarung lewat 12 game di masing masing grup untuk memperebutkan lima tiket langsung menuju Grand Final, delapan tiket ke Survival Stage, dan sisanya tersingkir langsung dari turnamen berhadiah 3.025.000 dolar AS ini.

Hasil akhir group stage PMWC di EWC paris 2026 (liquipedia.net)
Hasil akhir group stage PMWC di EWC paris 2026 (liquipedia.net)

Team Vitality Dominasi Grup B, Amankan Tiket Grand Final

Kabar gembira datang dari Team Vitality, wakil Indonesia yang tampil di Grup B bersama roster eks Bigetron. Tim ini langsung memimpin klasemen sejak hari pertama dengan raihan 108 poin, jauh meninggalkan pesaing terdekat seperti NS RedForce dan Horaa Esports.

Dominasi awal yang begitu meyakinkan ini membuat Team Vitality berhasil menjaga posisi di lima besar hingga akhir Group Stage, memastikan mereka melaju langsung ke babak Grand Final tanpa harus melalui jalur Survival Stage yang lebih berat.

Baca Juga: Rekor Bersejarah! Bigetron Bawa 5 Divisi Mobile ke EWC 2026 Paris Kini Bertarung dengan Nama Team Vitality

RRQ Finis di Posisi 12, Harus Berjuang Lagi di Survival Stage

Berbeda dengan Team Vitality, nasib RRQ Ryu di Grup A tidak semulus itu. Setelah 12 pertandingan berlangsung sejak 6 hingga 7 Agustus, RRQ RYU harus puas finis di posisi ke 12 klasemen akhir Grup A dengan raihan 62 poin.

Posisi ini masih berada di rentang keenam hingga ketiga belas, sehingga RRQ dipastikan tidak lolos otomatis ke Grand Final dan wajib berjuang lagi lewat Survival Stage untuk memperebutkan sisa tiket menuju partai puncak.

Sementara itu, lima tim yang berhasil lolos otomatis dari Grup A adalah 4Thrives Esports asal Pakistan yang memuncaki klasemen dengan 107 poin, disusul Orangutan (India), Aurora Gaming (Mongolia), Team Flash (Vietnam), dan Nigma Galaxy (Uni Emirat Arab).

Format Survival Stage yang Lebih Berat

Babak Survival Stage sendiri dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 12 Agustus 2026, mempertemukan total 16 tim dari kedua grup yang finis di posisi keenam hingga ketiga belas.

Format ini menuntut kerja ekstra keras, karena hanya enam tim teratas yang berhak melaju ke Grand Final, sementara 10 tim sisanya harus pulang lebih awal dari turnamen.

RRQ Ryu akan bergabung dengan tim tim kuat lainnya seperti ULF Esports, AG.AL, GOAT Team, FURIA Esports, AlUla Club Esports, DRX, dan Geekay Esports dalam perebutan enam tiket tersisa ini.

Baca Juga: Wakil Pasifik Rontok Berjamaah: RRQ dan Paper Rex Angkat Koper Lebih Dulu dari EWC 2026

Menuju Puncak Turnamen di Grand Final

Babak Grand Final sendiri dijadwalkan berlangsung 14 hingga 16 Agustus 2026, mempertemukan total 16 tim yang terdiri dari 10 tim hasil lolos langsung Group Stage dan enam tim tambahan dari Survival Stage.

Babak ini menggunakan sistem Smash Rule di hari terakhir, di mana tim yang sudah melewati ambang batas poin tertentu berhak memenangkan turnamen begitu berhasil meraih Winner Winner Chicken Dinner pertama mereka.

Dua Wakil Indonesia, Dua Jalan Berbeda

Dengan hasil ini, kedua wakil Indonesia di PMWC 2026 kini menempuh jalan yang berbeda menuju target yang sama, yakni gelar juara dunia PUBG Mobile.

Team Vitality bisa lebih tenang mempersiapkan diri jelang Grand Final pertengahan Agustus mendatang, sementara RRQ Ryu masih harus membuktikan kualitas mereka lewat pertarungan sengit di Survival Stage sebelum bisa memastikan tempat di partai puncak. (*)

*Dwiki Dermawan, Magang Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
Sumber : Liquipedia.net
team vitality PMWC pubg mobile rrq