Jawa Pos Radar Madiun - Bilal Hasan mencatat sejarah sebagai petarung MMA kedua Indonesia setelah Jeka Saragih yang tembus UFC.
Itu setelah mengalahkan Mridul Saikia dalam Dana White's Contender Series (DWCS) di Meta Apex, Rabu (12/8) pagi WIB.
Berikut profil Bilal Hasan dirangkum dari berbagai sumber.
Baca Juga: Hasil Bilal Hasan di DWCS Hari Ini: Menang TKO Cepat atas Petarung India, Indo Ninja Raih Tiket ke UFC
Bilal lahir di Oahu, Hawaii, pada 16 Juli 2001.
Kedua orang tua petarung berjuluk Indo Ninja itu berasal dari Jakarta.
Meski lahir dan besar di AS, Bilal konsisten membawa identitas Indonesia. Dia juga lancar berbahasa Indonesia.
Baca Juga: Pramusim Jelang A-League, Brisbane Roar Jajal Dewa United dan Persija
Sebelum menjadi petarung MMA, Bilal terlebih dulu menekuni taekwondo ketika berusia empat tahun.
Bahkan, sempat meraih gelar juara PAN-American Taekwondo Junior Championships 2017.
Pada 2021 Bilal mulai aktif di seni bela diri campuran atau MMA.
Meski tidak menyebut sebagai idola, Bilal mengaku menekuni MMA karena terinspirasi Conor McGregor.
Pada 2024, Bilal berhasil merebut sabuk juara kelas terbang Cage Fury Fighting Championship usai mengalahkan Jose Leon.
Setahun kemudian, Bilal mampu mempertahankan sabuk juaranya usai mengalahkan Brian Hauser dengan KO.
Rekor Bilal di MMA sejauh ini belum terkalahkan dalam 9 duel. Perinciannya, 7 menang KO/TKO, 1 submission, dan 1 menang angka.
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto