Tak Cukup Gaet Pemain Hyundai Hillstate, Klub Debutan V-League Borong Empat Outside Hitter Sekaligus

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:12 WIB
Outside Hitter Hyundai Hillstate, Seo Ji Hye, dilepas ke SOOP. (IG Hillstate)
Outside Hitter Hyundai Hillstate, Seo Ji Hye, dilepas ke SOOP. (IG Hillstate)

Jawa Pos Radar Madiun - SOOP tak mau sekadar berganti nama setelah mengakuisisi AI Peppers. Menjelang Liga Voli Korea atau V-League 2026/2027, klub debutan itu langsung bergerak agresif merombak skuad.

Sektor outside hitter menjadi salah satu fokus utama. SOOP mendatangkan empat pemain sekaligus melalui perekrutan pemain yang dilepas klub lain maupun skema pertukaran.

Salah satu yang menarik adalah perekrutan Seo Ji-hye dari Hyundai Hillstate, klub yang dibela Megawati Hangestri musim ini.

Pergerakan besar tersebut bukan tanpa alasan. SOOP kehilangan tiga outside hitter pada jeda musim, yakni Park Jung-ah, Lee Han-bi, dan Park Kyung-hyun.

Kepergian ketiganya membuat SOOP sebelumnya hanya memiliki Park Eun-seo dan Ko Ye-rim di posisi tersebut. Namun, kondisi keduanya membuat klub membutuhkan kedalaman skuad lebih baik.

Park Eun-seo banyak menghabiskan masa jeda kompetisi bersama tim nasional putri Korea Selatan. Menariknya, pemain berusia 23 tahun itu lebih banyak berlatih sebagai opposite spiker bersama timnas.

Situasi tersebut membuat adaptasinya kembali sebagai outside hitter bersama SOOP berpotensi membutuhkan waktu. Terutama untuk membangun kembali chemistry dengan rekan-rekan setimnya menjelang musim baru.

Sementara itu, kondisi Ko Ye-rim juga perlu mendapat perhatian. Pemain berusia 32 tahun tersebut cukup sering mengalami cedera ringan sehingga menit bermainnya sepanjang musim reguler perlu dikelola.

Baca Juga: Tak Sabar Main Bareng Megawati di Hyundai Hillstate, Jeong Ji-yoon Pelajari Gaya Main Megatron

Jeon Sae-yan dan Ko Ui-jeong Jadi Amunisi Instan

SOOP kemudian bergerak cepat. Klub tidak hanya memburu pemain yang dapat langsung memberikan kontribusi, tetapi juga talenta muda yang dinilai masih memiliki ruang berkembang.

Jeon Sae-yan menjadi salah satu nama penting yang berhasil diamankan. Pemain berusia 30 tahun itu sebelumnya dilepas Korea Hi Pass.

Perebutan tanda tangan Jeon Sae-yan juga tidak mudah. Dia mendapatkan tawaran dari sejumlah klub sebelum akhirnya SOOP berhasil memboyongnya melalui pendekatan agresif.

Amunisi berikutnya adalah Ko Ui-jeong. Berbeda dengan Jeon Sae-yan, pemain berusia 26 tahun tersebut didapat melalui pertukaran dengan IBK Industrial Bank.

SOOP mengirim libero muda Jeong Sol-min ke IBK Altos. Sebagai gantinya, mereka memperoleh Ko Ui-jeong plus hak memilih pemain pada putaran kedua rookie draft 2026/2027.

Jeon Sae-yan dan Ko Ui-jeong diproyeksikan menjadi pemain yang dapat memberikan kontribusi langsung. Kekuatan ofensif keduanya diharapkan menambah daya gedor SOOP dari sisi sayap.

Baca Juga: Update Ranking FIVB Terbaru, Timnas Voli Putri Indonesia Naik 4 Tingkat 

Investasi untuk Song Eun-chae dan Seo Ji-hye

SOOP rupanya belum puas. Dua pemain muda, Song Eun-chae dan Seo Ji-hye, turut didatangkan untuk menambah opsi di posisi outside hitter.

Song Eun-chae yang berusia 20 tahun bergabung setelah dilepas Korea Hi Pass. Sedangkan Seo Ji-hye, 21, direkrut melalui pertukaran dengan Hyundai Hillstate.

Keduanya memang belum mendapatkan banyak kesempatan bermain di klub sebelumnya. Namun, SOOP melihat potensi berbeda dari dua pemain tersebut.

Song Eun-chae dan Seo Ji-hye dinilai memiliki keseimbangan kemampuan menyerang dan bertahan. Dengan pengembangan yang tepat, keduanya berpeluang tumbuh menjadi pemain serbabisa.

Keseriusan SOOP terhadap Seo Ji-hye bahkan terlihat dari harga yang harus mereka bayarkan. Klub menyerahkan hak pilih putaran kedua rookie draft 2027/2028 kepada Hyundai E&C untuk mendapatkannya.

Kini, persaingan sektor sayap SOOP menjadi jauh lebih menarik. Jeon Sae-yan dan Ko Ui-jeong menawarkan pengalaman serta kekuatan serangan, sedangkan Song Eun-chae dan Seo Ji-hye membawa potensi jangka panjang.

Baca Juga: Megawati Hangestri Digembleng Hyundai Hillstate, Fans Salah Fokus Jersey

SOOP Ingin Tinggalkan Warisan Buruk Pepper Savings Bank

Perombakan tersebut sekaligus memperlihatkan ambisi SOOP untuk mengubah nasib klub di V-League. Terlebih, perjalanan tim pada era Pepper Savings Bank lebih banyak dihabiskan di papan bawah.

Pepper Savings Bank finis sebagai juru kunci selama empat musim beruntun. Mereka menempati peringkat ketujuh sejak musim 2021/2022 hingga 2024/2025.

Perubahan baru terlihat pada musim lalu. Untuk kali pertama sejak bergabung dengan V-League, mereka berhasil lepas dari dasar klasemen dan mengakhiri kompetisi di posisi keenam.

Kini tantangannya meningkat. SOOP tak hanya ingin menghindari posisi terbawah, tetapi membangun tim yang mampu bersaing lebih jauh pada musim 2026/2027.

Kehadiran empat outside hitter baru menjadi bagian dari misi tersebut. Kompetisi internal pun bakal semakin ketat karena setiap pemain harus memperebutkan tempat dalam susunan utama.

Jika Jeon Sae-yan dan Ko Ui-jeong mampu memberikan dampak instan, kemudian Song Eun-chae serta Seo Ji-hye berkembang sesuai harapan, sektor sayap bisa menjadi salah satu kekuatan baru SOOP.

Setelah bertahun-tahun identik dengan papan bawah ketika masih bernama AI Peppers, perombakan besar kali ini membuka peluang lahirnya cerita berbeda. V-League 2026/2027 akan menjadi ujian pertama apakah wajah baru SOOP benar-benar mampu membawa mereka naik kelas. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
soop Hyundai Hillstate Megawati Hangestri Liga Voli Korea V-League