Jawa Pos Radar Madiun - Jalan Indonesia di nomor Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dipastikan tak mudah.
Merah Putih langsung dipertemukan dengan Filipina dalam satu grup berdasarkan hasil pengundian yang telah diumumkan.
Indonesia dan Filipina tergabung bersama Kamboja, Kazakhstan, Mongolia, serta Uzbekistan. Pertemuan dua raksasa MLBB Asia Tenggara itu pun berpotensi menjadi salah satu duel paling dinanti pada fase grup.
Sementara itu, grup lainnya dihuni Hong Kong, Yordania, Malaysia, Myanmar, dan Arab Saudi.
Sorotan terhadap pertemuan Indonesia dan Filipina bukan tanpa alasan. Kedua negara memiliki rivalitas kuat dalam persaingan MLBB internasional.
Filipina selama ini menjadi salah satu kekuatan yang sulit ditaklukkan wakil Indonesia. Rivalitas tersebut kembali terlihat dalam M7 World Championship yang berlangsung di Jakarta pada awal 2026.
Kala itu, Alter Ego Esports membawa harapan Indonesia hingga partai puncak. Mereka berhadapan dengan Aurora Gaming asal Filipina pada grand final di Tennis Indoor, kompleks Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, akhir Januari lalu.
Namun, pesta juara wakil tuan rumah gagal terwujud. Alter Ego harus mengakui keunggulan Aurora Gaming setelah takluk telak 0-4 dan mengakhiri turnamen sebagai runner-up.
Pertemuan di Asian Games tentu menghadirkan konteks berbeda. Kali ini, para pemain tidak bertarung membawa nama klub, melainkan membela negaranya masing-masing.
Karena itu, bentrokan Indonesia dan Filipina berpotensi menjadi panggung prestise tersendiri. Terlebih, medali Asian Games menjadi taruhan dalam persaingan tersebut.
Baca Juga: Tak Cukup Gaet Pemain Hyundai Hillstate, Klub Debutan V-League Borong Empat Outside Hitter
Indonesia Turun di Delapan Nomor Esports
MLBB bukan satu-satunya medan perjuangan Indonesia pada cabang olahraga esports Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Merah Putih tercatat mengikuti tujuh nomor lainnya.
Pada nomor eFootball, Indonesia berada dalam daftar peserta bersama Hong Kong, Irak, Jepang, Yordania, Korea Selatan, Malaysia, Myanmar, Palestina, Arab Saudi, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam.
Indonesia juga ambil bagian dalam Gran Turismo 7. Lawannya mencakup Brunei Darussalam, Irak, Kazakhstan, Malaysia, Arab Saudi, Tajikistan, dan Uzbekistan.
Persaingan tak kalah berat menanti pada Honor of Kings. Indonesia masuk dalam daftar peserta bersama China, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, serta Vietnam.
Pada Identity V (Asian Games Version), Merah Putih akan menghadapi persaingan dengan China, Korea Selatan, Filipina, dan Thailand.
Sementara untuk Naraka: Bladepoint, daftar peserta yang dihadapi Indonesia mencakup China, Filipina, dan Thailand.
Indonesia juga turun pada Pokémon Unite bersama Hong Kong, Kazakhstan, Malaysia, Singapura, serta Arab Saudi.
Adapun pada PUBG Mobile (Asian Games Version), persaingan bakal melibatkan Indonesia, China, Jepang, Korea Selatan, Myanmar, Taiwan, dan Uzbekistan.
Duel Indonesia vs Filipina Jadi Sorotan
Dari sederet nomor tersebut, pertemuan Indonesia dengan Filipina di MLBB layak menyedot perhatian besar.
Kedua negara sama-sama memiliki ekosistem kompetitif MLBB yang kuat dan berulang kali bersaing di turnamen internasional.
Kekalahan Alter Ego dari Aurora Gaming pada final M7 menjadi salah satu episode terbaru rivalitas tersebut. Kini, panggung Asian Games menawarkan kesempatan berbeda bagi Indonesia untuk menghadapi kekuatan Filipina.
Hasil drawing sekaligus memastikan perjalanan menuju medali sudah menyajikan ujian berat sejak fase awal. Indonesia bukan hanya dituntut melewati persaingan grup, tetapi juga membuktikan kekuatannya menghadapi salah satu negara paling disegani di skena MLBB dunia. (naz)
Editor : Mizan Ahsani