Jawa Pos Radar Madiun - Masalah Registrasi Anthony Gordon Belum Selesai, Barcelona kembali berada dalam skema 1:1 La Liga, yang memungkinkan klub menggunakan setiap euro pendapatan untuk belanja pemain.
Namun, kondisi tersebut belum otomatis membuat seluruh pemain baru bisa langsung didaftarkan.
Anthony Gordon menjadi salah satu pemain yang masih menunggu kepastian registrasi sebelum pertandingan pertama Barcelona di La Liga musim ini.
Situasi tersebut kembali menunjukkan persoalan yang beberapa kali menghantui Barcelona dalam beberapa musim terakhir.
Klub asal Catalan itu harus mengatur keuangan, mengurangi beban pengeluaran, dan menciptakan ruang dalam skuad sebelum pemain baru bisa memenuhi seluruh persyaratan registrasi.
Menurut laporan SPORT, perwakilan Gordon bahkan telah mendatangi Barcelona untuk membicarakan proses transfer dengan kantor direktur olahraga Deco.
Klub disebut telah memberikan jaminan bahwa pemain asal Inggris tersebut akan didaftarkan tepat waktu.
Baca Juga: Tanpa Denda, Mourinho Pilih Hukuman Ini untuk Pemain Real Madrid yang Terlambat
Kembali ke Aturan 1:1 Belum Berarti Bebas Belanja
Barcelona memasuki musim baru dengan kondisi finansial yang lebih baik dibandingkan beberapa musim sebelumnya.
Status 1:1 membuat klub memiliki kemampuan menggunakan seluruh pendapatan yang tersedia untuk mendatangkan atau mendaftarkan pemain. Namun, kemampuan tersebut tetap membutuhkan pengelolaan yang ketat.
Gordon menjadi contoh terbaru. Barcelona telah mengumumkan kedatangannya sejak akhir Mei, tetapi transfer yang sudah selesai belum tentu berarti sang pemain otomatis bisa tampil di kompetisi domestik.
Bukti sederhananya terlihat dari nomor punggung. Gordon maupun pemain baru lainnya, Karim Adeyemi, belum mendapatkan nomor untuk musim ini.
Hal tersebut menjadi indikasi bahwa proses registrasi mereka masih belum sepenuhnya rampung.
Barcelona sebelumnya juga menghadapi persoalan serupa dengan Marcus Rashford. Musim lalu, pemain asal Inggris itu baru mendapatkan registrasi La Liga pada hari pertandingan pembuka.
Sementara itu, masalah Dani Olmo bahkan sempat menjadi persoalan besar setelah registrasinya dicabut La Liga pada pertengahan musim.
Baca Juga: Dari Rugi Rp285 Miliar per Musim, Bagaimana Como 1907 Kini Ditaksir Rp19 Triliun?
Kepergian Pemain Membuka Ruang untuk Gordon
Barcelona kini berusaha menciptakan ruang finansial dan slot skuad melalui sejumlah perubahan komposisi pemain.
Beberapa situasi yang membantu klub antara lain:
Ronald Araújo akan dikeluarkan dari daftar setelah bergabung dengan Liverpool dengan status pinjaman.
Ferran Torres berpeluang pindah ke Paris Saint-Germain.
Marc Casadó dan Héctor Fort diperkirakan tidak akan didaftarkan karena bersiap meninggalkan klub.
Cedera Roony Bardghji juga membuat Barcelona dapat menghemat satu tempat dalam skuad.
Rangkaian perubahan tersebut memberikan Barcelona ruang yang lebih besar untuk mendaftarkan pemain baru.
Gordon diperkirakan menjadi salah satu pemain yang segera mendapatkan kepastian, disusul Adeyemi.
Namun, pekerjaan Barcelona belum berhenti di sana. Klub masih membutuhkan kapasitas finansial tambahan apabila ingin membawa kembali João Cancelo sekaligus mengejar gelandang Rodri.
Baca Juga: Belanja Rp1,2 Triliun Jelang Musim Perdana Liga Champions, Ini Skuad Baru Como 1907
Nomor Punggung Gordon Masih Menjadi Tanda Tanya
Selain persoalan registrasi, nomor punggung Gordon di Barcelona juga menarik perhatian.
Aturan La Liga mengharuskan pemain yang terdaftar sebagai anggota tim utama menggunakan nomor 1 hingga 25.
Sementara pemain yang secara resmi terdaftar di tim B masih dapat tampil untuk tim senior dengan nomor yang lebih tinggi.
Saat ini terdapat beberapa nomor yang tersedia di Barcelona:
No. 2
No. 4
No. 9
No. 12
No. 14
Jika Ferran Torres benar-benar meninggalkan klub, nomor 7 juga akan tersedia. Nomor 17 dan 19 berpotensi kosong menyusul situasi Casadó dan Bardghji.
Bagi Gordon, nomor 10 sebenarnya memiliki nilai personal karena pernah digunakannya di Everton dan Newcastle United.
Namun, nomor tersebut bukan pilihan realistis di Barcelona karena saat ini menjadi milik Lamine Yamal.
Gordon juga pernah mengenakan nomor 8 ketika baru bergabung dengan Newcastle pada Januari 2023. Sebelumnya, ia menggunakan nomor 42 dan 24 ketika mulai mendapatkan perhatian di Everton.
Nomor 7 Bisa Menjadi Pilihan Menarik
Dari sejumlah nomor yang tersedia, nomor 7 mungkin menjadi pilihan yang paling cocok untuk Gordon jika benar-benar kosong setelah kepergian Torres.
Gordon pernah mengenakan nomor tersebut bersama tim nasional Inggris. Selain itu, nomor 7 juga cukup identik dengan pemain sayap, posisi yang biasa dimainkan Gordon.
Meski demikian, nomor tersebut di Barcelona tidak memiliki beban sejarah sebesar nomor 10.
Nomor 10 memiliki kaitan kuat dengan era Lionel Messi, sedangkan nomor 7 di klub Catalan itu tidak memiliki warisan yang sama kuat dalam beberapa tahun terakhir.
Kondisi tersebut justru bisa menjadi keuntungan bagi Gordon. Ia dapat memulai babak baru tanpa tekanan sejarah nomor punggung sebesar yang mungkin muncul jika mengenakan nomor 10.
Baca Juga: Ditolak Greenwood, Roma Kini Bidik Bintang Como asal Senegal di Bursa Transfer Musim Panas
Barcelona Masih Harus Mengatur Keuangan
Kisah Gordon memperlihatkan bahwa masalah Barcelona bukan sekadar soal memiliki uang untuk membeli pemain. Klub juga harus memastikan setiap pemain memenuhi batasan registrasi La Liga.
Dengan sejumlah pemain yang akan keluar, Barcelona tampaknya memiliki jalan untuk mendaftarkan Gordon dan Adeyemi.
Namun, kebutuhan klub masih lebih besar karena mereka juga ingin memperkuat skuad dengan nama-nama lain.
Karena itu, kembalinya Barcelona ke aturan 1:1 memang merupakan perkembangan positif.
Tetapi, status tersebut belum menghapus kebutuhan klub untuk terus mengatur pengeluaran, registrasi pemain, dan komposisi skuad secara hati-hati. (*)
*Dwiki Dermawan, Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar MadiunSumber : SI.com