Jawa Pos Radar Madiun – Status debutan tak membuat tim putra SMAN 1 Maospati (Smanti) Magetan demam panggung. Mereka justru langsung membuat kejutan dengan menembus semifinal AZA 3x3 Competition 2026.
Tiket empat besar diamankan setelah Smanti menundukkan SMAN 3 Nganjuk dengan skor 7-4. Hasil tersebut menjadi catatan impresif bagi skuad yang baru kali pertama ambil bagian dalam kompetisi 3x3 tersebut.
Kapten Smanti Kian Santang mengaku pencapaian itu berada di luar ekspektasi tim. Terlebih, mereka datang dengan status pendatang baru.
“Kami tidak menyangka dan bangga sebagai tim debutan bisa tampil impresif,” ujarnya.
Kendati demikian, kemenangan tersebut tak membuat Smanti cepat puas. Sejumlah kesalahan dan pola permainan yang belum berjalan optimal bakal menjadi bahan evaluasi sebelum menghadapi semifinal.
Baca Juga: BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Transaksi PMI di Negeri Formosa
Kekompakan juga menjadi perhatian. Sebab, skuad Smanti diperkuat pemain dari beberapa tingkatan kelas yang perlu terus membangun chemistry di lapangan.
“Tim kami yang berisi dari berbagai tingkatan kelas juga harus makin menyatu dan kompak agar terus melangkah lagi,” kata Kian.
Keberhasilan menembus semifinal AZA 3x3 Competition 2026 membuat motivasi para pemain semakin berlipat.
Smanti bakal meningkatkan persiapan dengan fokus pada kondisi fisik, komunikasi antarpemain, serta pematangan pola permainan.
“Kami tetap akan optimis diiringi dengan berbagai latihan, baik fisik, komunikasi, dan pola yang bagus untuk tahap selanjutnya di semifinal,” pungkasnya.
Informasi jadwal dan hasil lengkap pertandingan, cek selengkapnya di situs resmi DBL. (chi/*/naz)
Editor : Mizan Ahsani