Jawa Pos Radar Madiun – Dominasi langsung diperlihatkan tim putri SMAN 3 Taruna Angkasa Jawa Timur (Smaganasa) di AZA 3x3 Competition 2026. Menghadapi rival sekota SMAN 2 Madiun, Smaganasa menang 10-0.
Kemenangan tanpa memberikan satu poin pun kepada lawan tersebut menjadi buah persiapan intensif Smaganasa selama sebulan terakhir.
Status sebagai sekolah berasrama membuat para pemain memiliki kesempatan mengatur latihan lebih fleksibel.
“Kami fokus penuh satu bulan. Kita juga sistemnya sekolah asrama, jadi latihan bisa lebih intens bahkan waktunya fleksibel,” ujar kapten tim putri Smaganasa, Jingga Ayu Kayana.
Jingga yang berasal dari Lombok menyebut timnya bisa menjalani latihan tiga hingga empat kali dalam sepekan. Namun, jadwal tersebut tetap diselaraskan dengan aturan dan aktivitas para pemain di asrama.
Baca Juga: Investor Hong Kong Jajaki Mini Kawasan Industri 100 Hektare di Ngawi
“Seminggu bisa tiga sampai empat kali latihan, tetapi kita juga menyesuaikan aturan serta kegiatan asrama sehingga tetap jalan dua-duanya,” ujar Jingga.
Tak hanya mengandalkan intensitas latihan.
Pengalaman turun dalam sejumlah kompetisi sebelumnya turut membantu para pemain mematangkan permainan dan mental bertanding sebelum berlaga di AZA 3x3 Competition 2026.
Kemenangan 10-0 atas SMAN 2 Madiun pun menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Smaganasa tak ingin cepat puas dan bakal kembali mengevaluasi pola permainan agar bisa melangkah lebih jauh.
“Kami ke depan sudah dapat gambaran dan akan menentukan pattern lagi agar bisa melangkah lebih jauh. Kami 100 persen fit ke depannya dan optimistis,” pungkasnya.
Informasi jadwal dan hasil lengkap pertandingan, cek selengkapnya di situs resmi DBL. (chi/*/naz)
Editor : Mizan Ahsani