Jawa Pos Radar Madiun – Pressing ketat menjadi senjata SMAN 2 Ponorogo (Smada Ponorogo) saat menghadapi SMAN 1 Pare dalam lanjutan Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West di GOR Wilis, Kota Madiun, Selasa (25/8).
Smada sukses mengunci kemenangan 44-25 sekaligus menegaskan ambisi memburu gelar juara musim ini.
Smada menerapkan skema press man to man sejak awal pertandingan. Para pemain langsung menekan lawan di areanya sendiri untuk membatasi ruang pengembangan permainan SMAN 1 Pare.
Strategi tersebut tak sepenuhnya berjalan mulus. SMAN 1 Pare sempat memberikan perlawanan ketat pada kuarter kedua dan berusaha memangkas ketertinggalan.
Namun, Smada tak kehilangan kendali. Selepas jeda, wakil Bumi Reog itu kembali meningkatkan intensitas permainan dengan mencetak 12 poin pada kuarter ketiga dan 14 angka di kuarter pamungkas.
“Kami mencoba menjaga fokus sejak awal. Ketika Pare mulai mengejar, anak-anak tidak panik dan kembali menjalankan permainan sesuai rencana,” ujar Coach Smada Ponorogo Rendra Swastika.
Baca Juga: Smaganasa Bungkam Smala 53-19, Start Ganas di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West
Pianniza Jadi Motor Kemenangan
Pianniza Disney Ramadhan menjadi motor kemenangan Smada Ponorogo. Dia membukukan 14 poin, tiga rebound, dan empat assist.
Dominasi Smada juga terlihat di paint area. Mereka membukukan 38 poin dari area tersebut berbanding 14 milik SMAN 1 Pare.
Dalam urusan rebound, Smada juga unggul 31-26. Keunggulan tersebut membantu mereka mendapatkan lebih banyak penguasaan bola sekaligus membatasi kesempatan lawan.
Di kubu SMAN 1 Pare, Fernando Euro Akbar menjadi pencetak angka terbanyak dengan 14 poin. Namun, kontribusinya belum cukup untuk membawa tim mengejar ketertinggalan hingga Smada menutup pertandingan dengan margin 19 angka.
“Kami apresiasi perjuangan anak-anak. Ini modal bagus, tetapi masih ada evaluasi yang harus kami lakukan,” tutur Rendra.
Baca Juga: SMAN 2 Ngawi B Menang 11-0, Bidik Juara AZA 3x3 Competition 2026
Latihan Pagi-Sore demi Pressing Man to Man
Permainan dengan pressing tinggi menuntut kondisi fisik prima. Karena itu, Rendra mengatakan aspek tersebut menjadi salah satu fokus utama selama persiapan menuju Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West.
Smada bahkan menjalani latihan pagi dan sore menjelang kompetisi. Selain fisik, rotasi pemain disiapkan agar intensitas pressing tetap terjaga sepanjang pertandingan.
“Mendekati kompetisi kami bisa latihan pagi-sore. Penguatan fisik jadi kunci mengingat strategi yang kami mainkan. Kami juga tahun lalu finish di final four, tahun ini pasti pengen juara,” pungkasnya.
Target tersebut membuat kemenangan atas SMAN 1 Pare bukan sekadar hasil positif bagi Smada Ponorogo.
Setelah mencapai final four musim lalu, skuad Bumi Reog kini memasang bidikan lebih tinggi, yakni menjadi juara Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West. Untuk mengetahui informasi jadwal dan hasil lengkap pertandingan, cek selengkapnya di situs resmi DBL.(chi/*/naz)
Editor : Mizan Ahsani