Jawa Pos Radar Madiun – Luka di partai final musim lalu belum sepenuhnya hilang.
Kini, SMAN 2 Madiun (Smada Madiun) kembali membawa ambisi besar dengan memastikan tiket Fantastic Four Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West.
Bertanding di GOR Wilis, Kota Madiun, Rabu (26/8), Smada Madiun tampil perkasa saat menghadapi SMAN 1 Ngawi.
Mereka mengunci kemenangan telak 43-13 sekaligus menjaga asa untuk kembali menjejak partai puncak.
Sejak awal pertandingan, Smada Madiun langsung mengambil kendali. Permainan agresif, terutama dalam bertahan, membuat SMAN 1 Ngawi kesulitan mengembangkan serangan.
Smada Madiun membukukan 19 steal, sedangkan SMAN 1 Ngawi mencatat 12 steal. Dominasi juga terlihat di area paint dengan torehan 30 poin, ditambah 14 poin yang dihasilkan melalui fast break.
Ervyno Surya Budidharma dan Richard Christian Lubis menjadi dua pemain paling produktif dengan masing-masing menyumbangkan sembilan poin. Richard juga menunjukkan dominasinya di bawah ring lewat tujuh rebound.
Di kubu SMAN 1 Ngawi, Zaki Tanaya Wiratama menjadi pencetak angka terbanyak dengan empat poin. Dia juga membukukan delapan rebound.
Baca Juga: Hasil Indonesia vs Australia di Kejuaraan Voli Putri Asia 2026: Menang, Lolos ke Perempat Final
Kegagalan Musim Lalu Jadi Bahan Bakar
Bagi Smada Madiun, kemenangan tersebut bukan sekadar tiket menuju Fantastic Four. Ada misi yang belum selesai setelah mereka harus puas menjadi finalis musim lalu.
Kapten SMAN 2 Madiun Ervyno Surya Budidharma atau Vyno mengakui kegagalan mengangkat trofi menjadi bahan bakar timnya untuk kembali memburu gelar.
Sejumlah pemain senior yang menjadi bagian penting perjalanan musim lalu telah lulus. Kondisi tersebut memaksa Smada Madiun melakukan penyesuaian komposisi sekaligus membangun chemistry baru.
Namun, perubahan itu tak membuat mereka kehilangan kepercayaan diri. Vyno dan pemain kelas XII justru berusaha menghapus sekat senioritas serta memberikan ruang kepada seluruh pemain untuk berkontribusi.
Pemain kelas X yang baru bergabung pun dirangkul agar cepat menyatu. Prinsipnya, siapa pun mempunyai kesempatan memegang bola dan mencetak angka.
“Tahun lalu kami memang sudah maksimal, tetapi belum rezeki untuk juara. Tahun ini semua sama-sama bisa memegang bola dan mencetak poin tanpa ada sekat karena kami main bersama sebagai tim,” ujar Vyno.
Baca Juga: Salut! Bhima Dance Crew Suarakan Karhutla Kalimantan di AQUA DBL Dance 2026 East Java-West
Satu Langkah Menuju Final
Kini, tiket Fantastic Four sudah berada dalam genggaman. Smada Madiun tinggal melewati satu pertandingan lagi untuk kembali menjejak partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West.
Modal mereka cukup menjanjikan. Selain produktivitas serangan, pertahanan agresif yang menghasilkan 19 steal saat menghadapi SMAN 1 Ngawi menunjukkan Smada Madiun mempunyai senjata untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Bagi Vyno dan pemain kelas XII lainnya, musim ini juga menjadi kesempatan terakhir mempersembahkan prestasi bagi almamater di panggung Honda DBL. Karena itu, tak ada pilihan selain mengerahkan kemampuan terbaik hingga pertandingan terakhir.
“Ini tahun terakhir kami yang kelas XII. Tentunya kami akan berjuang habis-habisan sampai mencapai target,” tegas Vyno.
Penasaran dengan informasi jadwal dan hasil lengkap pertandingan? Simak selengkapnya di situs resmi DBL. (chi/*/naz)
Editor : Mizan Ahsani