Bela Smasa di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West, Syachdan Juga Pimpin Paskibraka

Archi • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:05 WIB
Syachdan Juan Kalingga membagi kiprah sebagai student athlete SMAN 1 Madiun dan pemimpin Paskibraka Kota Madiun.
Syachdan Juan Kalingga membagi kiprah sebagai student athlete SMAN 1 Madiun dan pemimpin Paskibraka Kota Madiun.

Jawa Pos Radar Madiun – Lapangan basket bukan satu-satunya tempat Syachdan Juan Kalingga menguji kemampuan.

Student athlete SMAN 1 Madiun itu juga mengemban tanggung jawab besar di luar olahraga setelah dipercaya menjadi Pak Lurah alias ketua Paskibraka Kota Madiun tahun ini.

Kesibukan tersebut berjalan beriringan dengan kiprahnya bersama tim basket SMAN 1 Madiun.

Syachdan sudah dua kali membawa nama sekolahnya berlaga di panggung DBL, termasuk Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West di GOR Wilis, Kota Madiun.

Di lingkungan sekolah, Syachdan juga aktif berorganisasi. Sebelum dipercaya memimpin Paskibraka Kota Madiun, dia sempat menjabat sebagai sekretaris Paskibra sekolah.

Menjadi Pak Lurah Paskibraka Kota Madiun merupakan pencapaian yang sebelumnya tak pernah dibayangkan Syachdan. Sebab, sejak kecil dirinya tidak memiliki rencana khusus untuk terjun ke dunia paskibraka.

Keinginan membahagiakan kedua orang tua kemudian menjadi salah satu motivasinya untuk berani mencoba banyak hal. Kesempatan demi kesempatan tersebut akhirnya membawanya mendapat kepercayaan memimpin Paskibraka Kota Madiun.

Bagi Syachdan, kebahagiaan orang tuanya ketika melihat pencapaian tersebut menjadi sesuatu yang sulit digantikan.

“Aku punya mimpi untuk membuat mereka bahagia dan bangga. Aku sangat bersyukur bisa terpilih dan mendapatkan pengalaman luar biasa itu,” ujarnya.

Baca Juga: Tiansyah Fastabiqul Rajut Mimpi Bawa Smaganasa Melaju ke DBL Arena Surabaya

Punya Mimpi Masuk Final DBL Bersama Orang Tua

Motivasi serupa dibawa Syachdan ketika mengenakan jersey SMAN 1 Madiun. Ada satu pemandangan di kompetisi DBL yang selama ini membekas dalam ingatannya.

Syachdan kerap tersentuh ketika melihat tayangan partai final DBL dari berbagai kota. Para pemain mendapatkan kesempatan memasuki venue bersama orang tua sebelum menjalani pertandingan.

Dari sana muncul sebuah mimpi sederhana tetapi sangat personal. Syachdan ingin suatu hari bisa melangkah ke panggung final DBL dengan didampingi kedua orang tuanya.

“Aku ingin suatu saat orang tua datang ke venue DBL. Nama mereka disebut, lalu aku masuk bersama mereka,” tuturnya.

Mimpi tersebut masih terus diperjuangkan. Setiap pertandingan bersama Smasa Madiun dimaknainya sebagai kesempatan untuk memberikan sesuatu yang membanggakan kepada keluarga.

“Aku cuma ingin melihat mereka bahagia dari apa yang aku lakukan. Rasanya ucapan terima kasih saja nggak akan cukup. Karena itu, aku ingin memberikan sesuatu yang berkesan untuk mereka,” katanya.

Jejak prestasi Syachdan juga tak berhenti pada basket dan paskibraka. Dia pernah ikut membawa sekolahnya meraih gelar juara dalam ajang Gala Siswa Indonesia.

Beragam pengalaman tersebut membuat keseharian Syachdan di masa SMA penuh warna. Dia harus membagi peran sebagai pelajar, pebasket, organisator, hingga pemimpin Paskibraka Kota Madiun.

Pengalaman itu sekaligus membentuk perjalanan Syachdan sebagai student athlete yang tak hanya mengejar prestasi di lapangan. Kemampuan memimpin, bekerja bersama tim, dan membawa nama sekolah juga terus diasahnya.

Namun, di balik sederet aktivitas tersebut, tujuan Syachdan tetap sederhana. Dia ingin setiap pencapaian yang diraih bisa menjadi alasan bagi kedua orang tuanya untuk tersenyum dan bangga.

Dapatkan informasi hasil lengkap dan jadwal pertandingan di situs resmi DBL(chi/*/naz)

Editor : Mizan Ahsani
Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West smasa SMAN 1 Madiun paskibraka