Jawa Pos Radar Madiun – Debut sempurna ditorehkan SMA Santo Agustinus Kediri A. Baru pertama kali ambil bagian, mereka langsung keluar sebagai kampiun kategori boys AZA 3x3 Competition 2026.
Gelar tersebut dipastikan setelah Santo Agustinus Kediri A menaklukkan salah satu tim unggulan, SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung (Smariduta), dengan skor 11-7 pada partai final.
Pertandingan berjalan sengit sejak awal. Kedua tim bermain agresif dan saling memberikan tekanan untuk mengambil kendali permainan.
Santo Agustinus Kediri A akhirnya mampu tampil lebih konsisten.
Keunggulan yang mereka bangun berhasil dipertahankan hingga pertandingan berakhir sekaligus memastikan trofi juara dibawa pulang ke Kediri.
Baca Juga: Gambes Mania Bikin Koreo Pray for Kalimantan and NTT di DBL Arena Surabaya, Tiket Full Didonasikan
Persiapan Serius Berbuah Gelar
Keberhasilan tersebut terasa spesial karena musim ini merupakan penampilan perdana Santo Agustinus Kediri A di AZA 3x3 Competition 2026.
Meski berstatus debutan, mereka datang bukan sekadar untuk merasakan atmosfer kompetisi. Persiapan serius telah dilakukan sebelum para pemain turun ke lapangan.
Dukungan sekolah juga diberikan secara penuh. Para pemain mendapatkan tambahan porsi latihan pada pagi hari hingga dispensasi untuk memaksimalkan persiapan menghadapi kompetisi.
Pengalaman para pemain yang rutin mengikuti berbagai kompetisi 3x3 turut menjadi modal penting. Hasilnya, status debutan tak menghalangi mereka melaju hingga partai puncak dan akhirnya menjadi juara.
“Tahun ini kami debut di AZA 3x3 Competition 2026. Senang banget karena bisa langsung berhasil menjadi juara,” ujar Christian.
Baca Juga: Bela Smasa di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West, Syachdan Juga Pimpin Paskibraka
Go Christian Nathanael Sabet MVP Boys
Kesuksesan Santo Agustinus Kediri A semakin lengkap dengan pencapaian Go Christian Nathanael. Pemain yang akrab disapa Christian tersebut terpilih sebagai MVP kategori boys.
Christian menjadi salah satu pemain yang menonjol sepanjang perjalanan tim menuju gelar juara. Pengalaman bertanding yang dimilikinya turut berperan ketika Santo Agustinus Kediri A menghadapi laga-laga krusial.
Di luar tim sekolah, Christian tergabung bersama Indocourt Kediri. Dia juga cukup sering mengikuti berbagai kompetisi 3x3 sehingga sudah terbiasa dengan karakter permainan cepat dan intens.
“Saya senang banget bisa membanggakan sekolah. Apalagi saya memang sering ikut kompetisi 3x3, jadi pengalaman itu sangat membantu saat bermain di sini,” tuturnya.
Baca Juga: Ko Hee Jin Resmi Mundur: Mantan Pelatih Megawati di Red Sparks Kesandung Kasus Perilaku Tak Pantas
Trofi untuk Teman dan Guru yang Datang dari Kediri
Bagi Christian, keberhasilan tersebut bukan hanya perkara membawa pulang trofi dan mendapatkan penghargaan individu.
Dukungan dari warga sekolah membuat gelar juara terasa jauh lebih bermakna.
Sejumlah teman dan guru rela datang dari Kediri untuk memberikan dukungan langsung.
Kehadiran mereka menjadi energi tambahan bagi Christian dan rekan-rekannya selama bertanding.
“Saya bangga bisa memberikan kemenangan untuk teman-teman yang sudah jauh-jauh datang dari Kediri bersama para guru. Kemenangan ini tentu sangat berarti buat kami,” tegas Christian.
Jangan lupa untuk selalu memeriksa informasi hasil lengkap dan jadwal pertandingan di situs resmi DBL. (chi/*/naz)
Editor : Mizan Ahsani