Jawa Pos Radar Madiun – Lebih dari setahun setelah berpisah dengan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong akhirnya kembali bertatap muka dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Pertemuan itu menjadi yang pertama bagi keduanya sejak STY diberhentikan sebagai pelatih skuad Garuda pada Januari 2025.
Momen tersebut terjadi dalam acara seremonial kick-off BRI Super League 2026/2027 di Jakarta, Selasa (1/9). Kini, Shin Tae-yong datang dengan status berbeda sebagai pelatih kepala Persija Jakarta.
Pertemuan tersebut langsung memunculkan pertanyaan mengenai hubungan Shin Tae-yong dan Erick Thohir setelah perpisahan mereka di Timnas Indonesia.
STY memilih tidak memberikan penilaian apakah hubungannya dengan Erick baik atau buruk. Dia menegaskan pertemuan tersebut merupakan yang pertama sejak dirinya meninggalkan kursi pelatih timnas.
"Gak ada (hubungan) baik atau (hubungan) gak baik, kan ini baru pertama kali bertemu juga setelah itu (dipecat)," kata STY kepada awak media.
STY Senang Kembali Bertemu Erick Thohir
Meski tidak menjelaskan lebih jauh mengenai hubungannya dengan Ketua Umum PSSI, Shin Tae-yong mengaku senang bisa kembali bertemu Erick.
"Senang bertemu kembali dan bertemu lagi senang dong pasti," kata dia.
Pertemuan tersebut menjadi menarik karena keduanya pernah bekerja bersama ketika STY menangani Timnas Indonesia.
Pelatih asal Korea Selatan itu mulai menukangi skuad Garuda pada awal 2020. Selama sekitar lima tahun, dia menangani tim senior maupun sejumlah kelompok umur.
STY membawa Timnas Indonesia tampil di Piala Asia 2023 dan mengawal perjuangan skuad Garuda pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dia juga pernah menangani Timnas Indonesia U-19, U-20, dan U-23. Salah satu pencapaiannya adalah membawa Garuda Muda menembus semifinal Piala Asia U-23 2024.
Perjalanan tersebut berakhir pada 6 Januari 2025 ketika PSSI memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong.
Baca Juga: Daftar Top Skor Liga Spanyol Terbaru: Mbappe di Puncak, Raphinha Ramaikan Persaingan
Kembali ke Indonesia Bersama Persija Jakarta
Setelah tidak lagi menangani Timnas Indonesia, STY akhirnya kembali ke sepak bola Tanah Air. Kali ini, dia menerima tantangan sebagai pelatih Persija Jakarta.
Macan Kemayoran resmi menunjuk Shin Tae-yong pada Juni 2026 dengan kontrak selama tiga tahun. Dia menggantikan Mauricio Souza untuk memimpin Persija menghadapi Super League 2026/2027.
Kembalinya STY ke Indonesia tidak lepas dari penilaiannya terhadap perkembangan kompetisi domestik. Dia melihat sepak bola Indonesia telah mengalami kemajuan dibanding sebelumnya.
"Ya senang sekali bertemu kembali dengan bapak Erick Thohir dan Ferry Paulus (Direktur Utama I.League). Di sini memang banyak yang saya kenal, jadi saya senang. Ya sebelumnya saya melatih di timnas lama dan saya juga bangga karena memajukan sepak bola Indonesia bersamanya," kata pelatih 57 tahun itu.
Pengalaman panjang selama menangani Timnas Indonesia juga membuat STY tidak asing dengan atmosfer sepak bola nasional.
Punya Misi Bersama Persija
Kini, fokus Shin Tae-yong beralih ke Persija. Dia ingin membawa Macan Kemayoran menjadi lebih baik sekaligus ikut mendorong kemajuan sepak bola Indonesia.
"Sekarang kembali ke klub Indonesia. Saya melihat sepak bola di liga Indonesia juga lumayan sekali maju dari sebelumnya. Jadi saya sangat senang. Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar Persija lebih baik lagi dan sepak bola Indonesia maju bersama," tambah dia.
STY pun segera menghadapi tantangan kompetitif bersama Macan Kemayoran. Persija dijadwalkan membuka Super League 2026/2027 dengan menghadapi Borneo FC pada 5 September 2026.
Pertemuan dengan Erick Thohir akhirnya menjadi salah satu momen yang menandai babak baru perjalanan STY di Indonesia. Bukan lagi sebagai nakhoda Timnas Indonesia, melainkan sebagai pelatih yang kini mengemban misi membawa Persija Jakarta bersaing di papan atas. (naz)
Editor : Mizan Ahsani