Jawa Pos Radar Madiun - Drama lima gol tersaji sengit di Stade Pierre-Mauroy, Villeneuve d'Ascq, pada Rabu (9/9) dini hari WIB. Tuan rumah LOSC Lille harus menelan pil pahit di hadapan publiknya sendiri.
Mereka tumbang dari tamunya, Real Betis, dengan skor tipis 2-3 pada matchday perdana fase liga Liga Champions.
Laga ini tidak sekadar menyajikan adu taktik yang berujung pada aksi saling balas gol. Sebuah kartu merah di babak kedua turut menjadi bumbu drama yang sukses mengubah arah permainan.
Bagi publik sepak bola Tanah Air, pertandingan ini memancing rasa penasaran tersendiri. Pasalnya, bek andalan Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, masuk dalam daftar susunan pemain Les Dogues.
Sayangnya, pemain bertahan keturunan Belanda itu harus menunda penampilannya. Ia menghabiskan waktu dengan duduk di bangku cadangan hingga peluit panjang berbunyi.
Sejak peluit babak pertama berbunyi, Lille langsung mengambil inisiatif menekan pertahanan lawan. Skuad tuan rumah tampil sangat agresif demi mengamankan poin penuh di laga pembuka ini.
Usaha tak kenal lelah tersebut langsung membuahkan hasil manis ketika laga baru berjalan 12 menit. Berawal dari visi cemerlang Ethan Mbappe, ia mengirimkan umpan matang ke area penalti Betis.
Baca Juga: Megawati Hangestri - Jordan Wilson Diprediksi Jadi Duo Paling Berbahaya di V-League Musim Ini
Penyerang Ayase Ueda sukses mengonversi umpan itu dan mengoyak jala gawang tim tamu. Lille unggul 1-0.
Meski tertinggal lebih dulu, mental bertanding penggawa Real Betis sama sekali tidak runtuh. Wakil Spanyol tersebut perlahan mulai mengendalikan ritme dan memberikan tekanan balik.
Kesabaran mereka akhirnya terbayar lunas pada menit ke-33. Bek veteran Marc Bartra merangsek maju membantu serangan untuk memecah kebuntuan timnya.
Ia berhasil menyambut umpan terukur dari Pablo Fornals dengan sebuah sundulan akurat. Skor pun kembali imbang menjadi 1-1.
Namun, sorak sorai pendukung Betis ternyata tidak bertahan lama. Hanya tiga menit berselang, tepatnya pada menit ke-36, Lille kembali memimpin jalannya pertandingan.
Berawal dari skema tendangan pojok Gaetan Perrin, Alexsandro melompat paling tinggi untuk menanduk bola. Keunggulan 2-1 untuk Lille pun menutup ketegangan di paruh pertama.
Padahal, striker Betis Troy Parrott sempat menebar ancaman nyata jelang turun minum, meski tendangannya belum menemui sasaran.
Baca Juga: Innova Tabrak Truk Boks di Tol Ngawi-Kertosono, Lima Orang Luka
Comeback Sensasional dan Petaka Kartu Merah
Memasuki babak kedua, giliran Real Betis yang langsung tancap gas menyerang. Keputusan untuk menaikkan tempo permainan ini terbukti sangat jitu.
Saat laga baru menginjak menit ke-49, gelandang kreatif Isco mengirimkan umpan tendangan bebas yang memanjakan.
Marc Bartra lagi-lagi membuktikan ketajamannya di udara. Ia sukses mencetak gol keduanya di laga ini sekaligus membuat kedudukan kembali imbang 2-2.
Momentum pertandingan kini sepenuhnya beralih ke kubu tim tamu asal Andalusia tersebut. Hanya berselang empat menit, giliran Troy Parrott yang unjuk gigi menunjukkan kelasnya.
Lewat aksi individu memukau menembus barisan pertahanan lawan, Parrott melepaskan penyelesaian akhir yang mematikan ke gawang Lille. Real Betis sukses membalikkan keadaan menjadi 3-2 pada menit ke-53.
Penderitaan Lille di babak kedua rupanya semakin lengkap akibat insiden pelanggaran. Wasit terpaksa mengusir Ethan Mbappe dari lapangan hijau. Hingga laga usai, skor 3-2 tetap bertahan untuk kemenangan Betis.
Baca Juga: 237 SPBU Kena Sanksi Pertamina, 98 di Antaranya Berada di Jawa Timur
Calvin Verdonk Menunda Debut di Eropa
Bagi penggemar Timnas Indonesia, sorotan utama tentu tertuju pada sosok Calvin Verdonk. Pemain belakang tangguh ini masuk ke dalam daftar pemain cadangan Lille.
Ini sejatinya menjadi momen bersejarah baginya untuk mencicipi pentas paling bergengsi di benua biru. Sayangnya, situasi pertandingan yang berjalan sangat alot membuat pelatih memilih strategi lain.
Kondisi Lille yang tertinggal dan bermain dengan 10 orang membuat Verdonk tak kunjung dimasukkan. Ia pun harus bersabar menanti debut perdananya di Liga Champions musim ini.
Kemenangan krusial di laga tandang ini memberikan poin berharga bagi skuad asuhan Manuel Pellegrini. Menurut catatan resmi UEFA, persaingan fase liga langsung memanas.
Real Betis menempati peringkat ketiga klasemen sementara fase liga dengan torehan 3 poin dari satu pertandingan.
Sementara itu, LOSC Lille terpuruk di posisi ke-32 tanpa raihan poin akibat kekalahan pahit di kandang sendiri. (naz)