Alasan Janice Tjen Absen di Asian Games 2026: Bukan Masalah Denda, tapi Terganjal Aturan WTA

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 06:38 WIB
Janice Tjen, petenis asal Indonesia. (x.com/@asian_tennis)
Janice Tjen, petenis asal Indonesia. (x.com/@asian_tennis)

Jawa Pos Radar Madiun - Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) memastikan petenis putri andalan Tanah Air, Janice Tjen, absen dari ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. 

Keputusan taktis ini terpaksa diambil demi mengamankan posisi sang atlet untuk bisa menembus babak utama Grand Slam Australian Open 2027.

Sekretaris Jenderal PP Pelti, Andi Fajar, menjelaskan bahwa Janice diwajibkan untuk mempertahankan sekitar 405 poin miliknya setidaknya hingga Desember 2026.

Jika memaksakan diri tampil di Asian Games dan melewatkan turnamen wajib WTA 1000 di Beijing, poin peringkat dunianya dipastikan akan hangus atau terkena penalti zero point.

Pelti sejatinya sudah melakukan lobi intensif dengan Women's Tennis Association (WTA) agar Janice mendapat dispensasi.

Sayangnya, pihak WTA menolak permintaan tersebut dan menegaskan bahwa keringanan yang bisa dinegosiasikan hanyalah penghapusan denda finansial.

Baca Juga: Pesta Miras di Samping Masjid Agung Ngawi, Enam Pemuda Diamankan Satpol PP

Andi menekankan bahwa federasi sebenarnya sangat siap jika harus menebus denda berupa uang.

Namun, akar permasalahannya adalah potensi anjloknya peringkat dunia yang bisa mengubur mimpi Janice untuk bertanding di Melbourne.

Terkait keputusan petenis Filipina, Alexandra Eala, yang tetap berlaga di Asian Games meski harus membayar penalti, Andi turut memberikan klarifikasi.

Eala berada di posisi yang jauh lebih aman karena telah mendulang banyak poin sejak awal hingga pertengahan musim balapan WTA.

Keputusan absen di ajang multievent Asia ini ternyata bukan hal yang asing bagi para petenis elite.

Baca Juga: Karhutla Tegalombo Pacitan, Api Tinggal 15 Meter dari Rumah Warga

Tercatat ada sekitar enam pemain top WTA yang memilih mundur dari Asian Games 2026 murni karena bentroknya kalender dan perhitungan peringkat.

Ada beberapa petenis papan atas yang dipastikan absen dari Asian Games Aichi-Nagoya. Di antaranya Naomi Osaka (Jepang) dan Elena Rybakina (Kazakhstan, Juara US Open 2026).

Langkah strategis ini telah dikoordinasikan secara penuh dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Federasi bersama pemerintah sepakat untuk memprioritaskan kalender profesional sang atlet demi pencapaian target yang jauh lebih besar.

Berlaga di turnamen sekelas Australian Open dinilai sebagai batu loncatan yang sangat krusial.

Harapan tertinggi Pelti, strategi menjaga poin ini mampu membuka jalan mulus bagi Janice untuk menembus panggung impian utama, yakni Olimpiade. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
Tenis Asian Games 2026 Pelti WTA 1000 Beijing Australian Open 2027 janice tjen