Jawa Pos Radar Madiun - Petenis andalan Indonesia, Aldila Sutjiadi, tengah mematangkan persiapan intensifnya jelang multiajang bergengsi Asian Games 2026 di Jepang.
Sebelum bertolak membela panji Merah Putih, atlet berbakat tersebut akan terlebih dahulu memanaskan mesin di turnamen tenis WTA 500 Singapura.
Saat ini, Aldila masih menjalani porsi latihan ketat di Jakarta. Ia dijadwalkan terbang menuju negara tetangga tersebut pada Sabtu (19/9) pagi.
"Aku sudah di Jakarta, dan sedang berlatih persiapan WTA di Singapura," kata Aldila, Jumat (18/9).
"Aku akan berangkat hari Sabtu pagi besok, dan bertanding di Singapura dulu sebelum di Asian Games," sambungnya.
Panaskan Mesin di WTA 500, Fokus Ganda Campuran
Pada ajang bergengsi WTA 500 Singapura nanti, Aldila akan kembali bertandem dengan pasangan andalannya, Erin Routliffe.
Kekompakan duet beda negara ini patut diperhitungkan. Sebelumnya, langkah sensasional mereka sukses menembus babak perempat final US Open 2026.
Kala itu, laju Aldila dan Erin baru bisa dihentikan oleh pasangan tangguh tuan rumah, Ashlyn Krueger dan Robin Montgomery.
Baca Juga: Fenomena Orang Kaya Beralih ke BBM Subsidi, Menteri ESDM Siapkan Pengetatan Regulasi
Usai merampungkan misinya di Singapura, konsentrasi Aldila akan dialihkan seratus persen untuk ajang Asian Games 2026.
Menariknya, pada pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut, ia dipastikan hanya akan turun gelanggang di satu nomor, yakni ganda campuran.
Aldila bakal kembali reuni dan berduet dengan pasangan emasnya, Christopher Rungkat, yang kebetulan saat ini juga merangkap status sebagai pelatihnya.
"Aku hanya akan bertanding di ganda campuran bersama Christo saja nanti di Asian Games, karena Priska enggak main di Asian Games," ungkapnya.
Keputusan absennya sang tandem di ganda putri membuat program latihan Aldila kini difokuskan penuh untuk memoles kembali chemistry bersama Christo.
Trek rekor pasangan ini di kancah internasional terbilang sangat mentereng dan selalu menjadi tumpuan medali bagi Indonesia.
Duet maut Aldila/Christo merupakan peraih medali emas bersejarah pada ajang Asian Games 2018 Jakarta-Palembang silam.
Dominasi mereka di Asia Tenggara juga tak terbantahkan lewat raihan medali emas hattrick beruntun di SEA Games 2019 (Filipina), 2021 (Vietnam), dan 2023 (Kamboja), serta sumbangan perunggu pada edisi 2025 di Thailand. (naz)
Editor : Mizan Ahsani