Tembus Timnas Voli Korea, Pemain Muda GS Caltex Jadi Satu-satunya Debutan di Asian Games 2026

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 10:21 WIB
Pemain muda GS Caltex, Kim Hyo-im, saat beraksi di Liga Voli Korea. (KOVO)
Pemain muda GS Caltex, Kim Hyo-im, saat beraksi di Liga Voli Korea. (KOVO)

Jawa Pos Radar Madiun - Perjalanan karier pebola voli putri Korea Selatan (Korsel), Kim Hyo-im, patut diacungi jempol.

Pemain yang berposisi sebagai libero asal klub GS Caltex ini menjadi satu-satunya pemain debutan di musim 2025-2026 yang berhasil menembus skuad elit timnas Korsel.

Sejak lulus dari Seonmyeong Girls' High School, talenta muda ini langsung mencuri perhatian publik usai terpilih pada putaran kedua Rookie Draft 2025.

Kiprah impresifnya di liga domestik (V-League) pada akhirnya membawa Kim mendapatkan tiket berharga untuk membela timnas di ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Bahkan, ia tercatat sebagai satu-satunya rookie (pemain debutan) di antara 12 pemain yang dibawa oleh pelatih kepala timnas, Cha Sang-hyun.

Kehadirannya di timnas bukanlah sebuah kebetulan. Cha Sang-hyun mengaku sangat membutuhkan sosok spesialis server dan pemain bertahan yang tangguh di area garis belakang.

"Saya sudah memperhatikannya dengan saksama selama di V-League. Kami sangat membutuhkan pemain yang bisa menutup tiga posisi pertahanan belakang saat efisiensi receive dari outside hitter sedang menurun," ungkap Cha Sang-hyun usai laga kontra Qatar di Park Arena Komaki, Jepang, pada Rabu (17/9).

Baca Juga: Jadwal Lengkap Voli Putri Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia vs Jepang Jam Berapa?

Servis Mematikan dan Penuh Percaya Diri

Sang pelatih menaruh kepercayaan penuh pada Kim Hyo-im saat tim nasional membutuhkan variasi servis mematikan untuk membongkar pertahanan lawan.

Meski terkadang masih membuat kesalahan (error), Cha menilai Kim telah mengeksekusi tugasnya di lapangan dengan sangat brilian dan tanpa keraguan.

"Melihat performa yang ia tunjukkan sejak AVC Cup, ia sangat percaya diri saat melakukan servis. Terutama ketika kami memutuskan untuk mengarahkan servis ke posisi 1 atau 5, Kim adalah pemain yang bisa menyerang area tersebut dengan lebih yakin dibanding yang lain," pujinya.

"Mengingat ini adalah tahun pertamanya, ia melakukan pekerjaan yang sangat luar biasa," imbuh pelatih yang kini menakhodai timnas putri Korsel tersebut.

Lompatan karier Kim Hyo-im di panggung internasional ini jelas tak lepas dari kepercayaan yang diberikan oleh pelatih GS Caltex, Lee Young-taek, sejak kompetisi reguler bergulir.

Sang pelatih klub kerap memberikan jam terbang lebih kepada Kim lantaran terkesan dengan insting bertahan dan kemampuannya membaca arah bola. "Saat berlatih bersama, saya melihat receive dan pertahanannya memiliki insting yang bagus. Saya pikir ia bisa tampil baik di tiga posisi belakang, jadi saya memberinya kesempatan," terang Lee Young-taek. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
kim hyo-im gs caltex Voli korea Asian Games 2026 V-League