Kebakaran Hebat Landa Gudang Rosok di Karas Magetan, Api Sulit Padam hingga Pagi

Aprilita Sari • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 10:42 WIB
Gudang rosok di Desa Jungke, Karas, Magetan, ludes usai dilanda kebakaran pada Minggu (20/9) dini hari. (AJI PUTRA/RADAR MADIUN)
Gudang rosok di Desa Jungke, Karas, Magetan, ludes usai dilanda kebakaran pada Minggu (20/9) dini hari. (AJI PUTRA/RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang barang bekas (rosok) di Desa Jungke, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, pada Minggu (20/9) dini hari.

​Amukan si jago merah yang diketahui warga mulai berkobar sejak pukul 02.30 WIB tersebut berlangsung cukup lama. Bahkan, hingga pukul 10.00 WIB, api belum berhasil dipadamkan secara total.

​Pemilik gudang, Sri Winarti, mengaku baru mengetahui tempat usahanya terbakar setelah pintunya diketuk oleh seorang tetangga yang hendak berangkat ke pasar.

​"Sekitar pukul 02.30 pagi tetangga mengetuk-ngetuk pintu. Karena sebelumnya telepon tidak kami angkat karena tidak terdengar. Setelah kami keluar, ternyata apinya sudah besar," ungkap Sri.

​Ia menuturkan, gudang tersebut telah beroperasi selama kurang lebih 33 tahun. Selama kurun waktu tiga dekade lebih itu, musibah kebakaran baru kali ini terjadi.

​Terkait pemicu munculnya api, Sri enggan berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses identifikasi kepada tim Inafis dan SPKT kepolisian.

​"Untuk penyebabnya kami tidak mau menyimpulkan dulu. Hingga pagi hari, asap tebal masih menyelimuti sekitar lokasi dan mengganggu warga juga," terangnya.

Baca Juga: Makin Ngebut! Baterai iPhone 18 Pro Max Tembus 50 Persen Hanya dalam 15 Menit

​Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Magetan, Dovi Saputra, menjelaskan bahwa pihaknya langsung menerjunkan tim sesaat setelah menerima laporan pada dini hari.

​Namun, proses pemadaman di lapangan menemui jalan terjal lantaran banyaknya tumpukan material yang mudah terbakar, seperti plastik, karet, hingga sisa-sisa minyak.

​Material tersebut memicu kepulan asap tebal dan membuat proses pemadaman membutuhkan pasokan air dalam jumlah yang sangat masif.

​"Kami mengerahkan empat unit mobil pemadam. Untuk membantu proses pemadaman, kami juga meminta bantuan dua unit ekskavator. Sampai saat ini (pukul 10.00 WIB, Red) api belum padam total," jelas Dovi.

Baca Juga: Remaja 14 Tahun Tewas di Sungai Sampung Ponorogo, Terpeleset saat Hendak Menyeberang

​Sementara itu, Kapolsek Karas AKP Danang Rahayu Winarno membenarkan adanya insiden kebakaran berskala besar tersebut.

​Setelah mendapat laporan via telepon dari warga pada pukul 02.30 WIB, ia bersama jajaran kepolisian langsung meluncur ke lokasi kejadian.

​Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), polisi dibantu warga setempat sempat berupaya menjinakkan api dengan alat seadanya sembari menunggu armada Damkar tiba.

​Terkait penyebab pasti musibah ini, Danang menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna melacak titik awal sumber api.

​Meski lokasi gudang rosok tersebut berada cukup dekat dengan area permukiman, pihak kepolisian memastikan bahwa rambatan api berhasil dicegah sehingga keselamatan rumah warga sekitar tetap terjaga.

​"Api ini dekat dengan perumahan warga, tapi alhamdulillah aman," pungkasnya. (ril/naz)

Editor : Mizan Ahsani
magetan gudang rosok kebakaran karas