Jawa Pos Radar Madiun – Popularitas mendadak yang diraih atlet voli pantai Korea Selatan, Shin Ji-eun (25), di ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya tak selalu berbuah manis.
Di balik prestasinya, ia harus menghadapi serangan komentar jahat dari sejumlah warganet.
Alih-alih mengapresiasi performa di atas pasir, banyak netizen justru melontarkan komentar bernada pelecehan terkait penampilan fisik dan seragam bertandingnya.
Dalam sebuah wawancara, Shin mengklarifikasi bahwa penggunaan bikini dalam olahraga voli pantai adalah murni sebuah pilihan bagi atlet, bukan aturan wajib.
"Saya mendengar komentar seperti, 'Apakah kamu mengidap eksibisionisme?' atau 'Kamu terlihat seperti gadis bar (wanita penghibur)'," ungkap Shin menirukan cibiran yang diterimanya.
Meski menyakitkan, Shin merespons hujatan tersebut dengan kedewasaan dan mental baja.
"Ini pertama kalinya saya mendapat perhatian seperti ini. Terlepas dari komentar itu, saya bahagia dan bersyukur kerja keras kami di lapangan bisa disiarkan dan diketahui publik," tuturnya kepada Yonhap News.
Baca Juga: Panahan Sumbang Emas, Cek Update Klasemen Medali Asian Games 2026 Terbaru
Balas Dendam lewat Prestasi Bersejarah
Shin Ji-eun memilih membalas nyinyiran tersebut lewat pembuktian di lapangan.
Berpasangan dengan Kim Jung-ah di Grup D, ia sukses mencatatkan kemenangan perdana di Asian Games usai menaklukkan Malaysia.
Kemenangan krusial itu mengantarkan mereka lolos ke babak 16 besar dengan status runner-up grup, sebelum akhirnya langkah mereka dihentikan oleh pasangan tangguh Tiongkok, Xia Xinyi/Yan Ju.
Lolosnya Shin dan Kim ke fase turnamen (gugur) bukan pencapaian biasa.
Hasil ini resmi mengakhiri puasa panjang voli pantai putri Korea Selatan yang tak pernah menembus fase tersebut selama 12 tahun, terhitung sejak Asian Games Incheon 2014 silam.
Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Shin mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian bersejarah ini. Ia berterima kasih kepada rekan setim, keluarga, dan para pendukung yang rela datang jauh-jauh ke Nagoya.
"Berkat kalian yang selalu memberi kekuatan, saya bisa berdiri di lapangan ini lagi dan menorehkan keajaiban di babak 16 besar," tulisnya. (naz)
Editor : Mizan Ahsani