Jawa Pos Radar Madiun -- Cristiano Ronaldo akhirnya buka suara soal alasan cabut dari pemusatan latihan Timnas Portugal.
Melalui akun media sosialnya, Rabu (7/10) dini hari WIB, CR7 mengkritik keras pelatih Jorge Jesus sekaligus meminta maaf kepada rekan-rekan setimnya karena meninggalkan kamp latihan.
Ronaldo mengaku kecewa karena dua kali dikhianati Jesus.
Baca Juga: Usai Juara ASEAN Cup 2026, John Herdman Berburu Alphonso Davies Versi Indonesia
Ronaldo menyebut Jesus mengingkari janji akan memainkannya di laga lawan Norwegia dalam laga lanjutan UEFA Nations League, 28 September lalu.
"Yang membuat saya sangat terkejut, pelatih bertanya apakah saya fit untuk bermain selama 30 menit. Saya fokus sepenuhnya pada pemulihan fisik saya, berbaur dengan rekan-rekan tim seperti biasa, dan berpikir bahwa saya tidak akan bermain hari itu. Tanpa masalah apa pun," tulis Ronaldo.
"Saya melakukan pemanasan sejak babak pertama usai, menyaksikan menit demi menit berlalu, dan tidak dipanggil masuk. Pelatih telah mengingkari janjinya," lanjutnya.
Baca Juga: Jadwal Persib di Bulan Oktober 2026: Harus Berlaga di Tiga Kompetisi Berbeda
Kebohongan kedua Jesus terkait pernyataan akan meminta maaf kepadanya di depan jurnalis jelang melawan Denmark.
Pemain Al Nassr itu pun meminta maaf kepada rekan-rekan setimnya dan menjelaskan dirinya siap menerima segala konsekuensi dari federasi atas tindakan yang telah dilakukannya.
"Jadi, jika kondisi fisik saya bugar, saya bermain bersama tim dan berharap bisa mencetak gol, maka setelah masa hukuman saya berakhir, saya akan siap -seperti biasanya- untuk bertanding dan meraih kemenangan bersama tim nasional kita," tulisnya lagi.
Di sisi lain, Portugal tanpa Ronaldo tetap tajam. Mereka sukses meraih kemenangan di tiga laga terakhir.
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto