Imbas Piala Asia 2027 Diundur, Jadwal Super League Terancam Bubrah

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Sabtu, 7 November 2026 | 11:28 WIB
Para pemain Persib Bandung merayakan gol di pertandingan BRI Super League.
Para pemain Persib Bandung merayakan gol di pertandingan BRI Super League.

Jawa Pos Radar Madiun – Keputusan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang menunda perhelatan Piala Asia 2027 turut membawa efek domino bagi iklim sepak bola nasional.

Jadwal kompetisi kasta tertinggi Tanah Air, Super League 2026-27, dipastikan bakal mengalami penyesuaian menyusul mundurnya agenda turnamen antarnegara Asia tersebut.

Seperti diketahui, AFC terpaksa menggeser jadwal Piala Asia dari semula Januari-Februari 2027 menjadi 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028.

Faktor keamanan dan eskalasi konflik di Timur Tengah menjadi alasan utamanya.

​Merespons dinamika tersebut, Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyatakan bahwa perubahan kalender dari AFC langsung menjadi bahan evaluasi jajarannya.

​Menurut Ferry, absennya agenda Timnas Indonesia pada awal tahun 2027 membuka ruang kosong di bulan Januari yang sebelumnya sengaja dikosongkan demi mendukung kiprah skuad Garuda.

​Merujuk pada draf awal penyusunan jadwal Super League, jeda paruh musim memang dirancang cukup panjang.

​Setelah laga pekan ke-17 rampung pada 26-27 Desember 2026, kompetisi sejatinya baru akan digulirkan kembali untuk pekan ke-18 pada 3 Februari 2027.

​Kini, dengan lowongnya bulan Januari, pihak I.League tengah mempertimbangkan opsi untuk mengatur ulang (reschedule) dan memajukan jadwal pertandingan.

Baca Juga: Aturan Baru Pupuk Subsidi di Pacitan, Jatah Setahun Tak Bisa Ditebus Sekaligus

​Meski begitu, Ferry menegaskan bahwa keputusan final belum bisa dieksekusi secara sepihak. Pihaknya masih harus menggelar konsolidasi lebih lanjut dengan PSSI.

​"Mengingat ini informasi yang relatif baru, kami harus memastikan terlebih dahulu ke PSSI apakah akan ada agenda sisipan lain untuk timnas di periode kosong tersebut," jelas Ferry.

​Apabila PSSI tidak memiliki agenda mendadak, operator liga berencana langsung memadatkan jadwal.

Pertandingan yang sedianya dihelat pada bulan Februari dan bulan-bulan berikutnya bakal ditarik lebih maju.

​Langkah taktis ini diambil agar masa jeda kompetisi tidak terlalu molor. Lebih jauh lagi, penyesuaian kalender ini diproyeksikan bakal memangkas durasi penyelenggaraan liga.

​Jika sebelumnya akhir musim Super League diprediksi baru akan selesai pada Juni akibat penyesuaian jadwal Piala Asia, kini I.League optimistis seluruh rangkaian kompetisi bisa ditutup lebih awal.

​"Kami akan berupaya memajukan jadwal agar seluruh strata kompetisi liga bisa tuntas pada bulan Mei 2027 mendatang," pungkasnya. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
piala asia 2027 ditunda Ferry Paulus BRI Super League timnas indonesia jadwal Super League