Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Seluruh Kecamatan di Pacitan Rawan Terdampak Bencana Alam

Hengky Ristanto • Selasa, 2 November 2021 | 18:27 WIB
SIAGA: Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo menunjukkan peta wilayah rawan bencana. (SUGENG DWI NURCAHYO/RADAR PACITAN)
SIAGA: Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo menunjukkan peta wilayah rawan bencana. (SUGENG DWI NURCAHYO/RADAR PACITAN)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Waspadai cuaca ekstrem. Hujan dengan intensitas tinggi diprediksi bakal mengguyur wilayah Kota Madiun dalam beberapa hari ke depan. Berdasarkan prakiraan BMKG, curah hujan mencapai 200-400 milimeter. ‘’Jauh lebih tinggi dibanding Oktober tahun lalu,’’ kata Setiyaris, pengamat meteorologi dan geofisika muda BMKG Stasiun Geofisika Nganjuk, Selasa (2/11).


Setiyaris menuturkan, tingginya curah hujan dipengaruhi fenomena La Nina yang biasanya terjadi dalam siklus 5-6 tahun. Prakiraan BMKG, intensitas hujan bakal mencapai puncaknya pada Januari-Februari mendatang. ‘’La Nina mengakibatkan curah hujan naik 20-40 persen bulan ini dan bisa meningkat 70 persen di bulan-bulan berikutnya,’’ bebernya.


Dia menjelaskan, fenomena La Nina ditandai mendinginnya suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur. Dampaknya, suhu sekitar wilayah Indonesia menghangat. ‘’Sehingga memengaruhi pembentukan awan hujan,’’ ungkap Setiyaris sembari menyebut cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, mulai banjir hingga angin puting beliung. (tr1/c1/isd/her)

Editor : Hengky Ristanto
#la nina #pacitan #bencana alam