PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Seleksi terbuka delapan jabatan kepala dinas (Kadis) akhirnya diramaikan banyak kompetitor. Semula hanya diikuti 24 peserta hingga Selasa (15/2), peminat jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) itu akhirnya tembus 42 pelamar hingga deadline Rabu (16/2) petang. Tiga pelamar dinyatakan gugur lantaran berkas administrasinya tidak lengkap.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Pacitan Yunus Hariadi mengatakan, di hari terakhir pendaftaran geliat pelamar mulai tampak ke permukaan. Para calon yang semula saling intip dan wait and see akhirnya berbondong mengajukan pendaftaran. Hingga membuat beberapa jabatan melebihi batas minimal empat orang. ‘’Disparbudpora itu ada delapan yang mendaftar, dinas lainnya juga ada yang lebih dari empat,’’ ungkapnya, Jumat (18/2).
Sederet nama diprediksi bakal menjadi kandidat kuat. Eno Spith Fitri Yanto Mudumi (sekretaris disparbudpora) mengajukan diri naik jabatan menakhodai OPD-nya. Tak ketinggalan, Suparlan (sekretaris DPUPR) juga mengajukan promosi jabatan. Tiap pelamar akan diuji wawasan dan visi misinya lewat paparan makalah, Senin (21/2). ‘’Nanti kami lihat seperti apa strategi kerja dan hendak dibawa ke mana OPD yang dilamarnya,’’ ujar Yunus.
BKPPD telah menyiapkan tim yang mengakomodasi setiap tahapan seleksi JPTP. Di antaranya, Kepala STIP Mukodi, Sekda Heru Wiwoho, hingga mantan Sekda Suko Wiyono dan mantan Kepala BKPPD Fatkur Rozi. Paparan makalah dilangsungkan dua hari. Peserta yang lolos tahapan itu bakal mengikuti tes lanjutan dari BKD Jatim. ‘’Prosesnya masih panjang, semoga seluruh tahapan dapat dilalui dengan lancar,’’ tuturnya. (gen/c1/fin/her)
Editor : Hengky Ristanto