PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Jalan Raya Pacitan-Ponorogo (Poci) semakin rawan. Tak kurang dari tujuh titik di jalan antarkabupaten itu dilanda longsor Kamis petang (24/3). Hujan deras yang mengguyur semalam suntuk total mengakibatkan 12 titik longsor di Tegalombo dan Tulakan.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan Tinar Aditya Firdani mengatakan, longsor di Jalan Raya Poci berlangsung sejak pukul 20.00. Jalan vital yang banyak dilewati kendaraan umum dan muatan itu sempat tertutup material. ‘’Kami gerak cepat melakukan pembersihan sehingga kemarin jalan sudah bisa dilewati,’’ ujarnya, Sabtu (26/3).
Kondisi tak jauh berbeda juga terjadi di jalur Tegalombo-Tulakan. Sedikitnya lima titik terdampak di jalur alternatif tersebut. DPUPR mengerahkan alat berat untuk mengevakuasi guguran material batu perbukitan dan pohon tumbang. ‘’Satu rumah dilaporkan rusak akibat longsor. Tidak ada korban jiwa,’’ sebutnya.
Aditya menyampaikan, sebulan terakhir ini aktivitas guguran tanah di Pacitan cukup tinggi. Tak kurang dari 25 kali longsor telah melanda sejak awal bulan. Pun, 21 di antaranya menimpa rumah warga. ‘’Mayoritas terjadi di wilayah Bandar, Nawangan, dan Tegalombo,’’ tuturnya. (gen/c1/fin/her)
Editor : Hengky Ristanto