PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun - Wacana pembangunan Waduk Wonodadi di Dusun Wadah, Klepu, Sudimoro, Pacitan, kembali menguat. Pemkab kembali mendiskusikan proyek yang dicetuskan lima tahun lalu itu ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. ‘’BBWS Bengawan Solo menyambut baik,’’ kata Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pacitan Yudo Tri Kuncoro.
Yudo menyampaikan bahwa BBWS Bengawan Solo berencana melakukan review desain Waduk Wonodadi. Pengerjaannya terhenti karena timbulnya pro-kontra oleh warga setempat pada 2018. ‘’Ada komitmen melanjutkan kajian. Review ulang memang dibutuhkan untuk meninjau sejauh mana pekerjaan sebelumnya,’’ ujarnya.
Yudo berharap rencana lanjut jalan pembangunan Waduk Wonodadi kali ini tidak menemui batu sandungan. Sebab, keberadaannya penting sebagai sumber tampungan air baku warga di Kecamatan Sudimoro, Tulakan, dan Ngadirojo. Pun, bangunannya masuk sampai kawasan Trenggalek dan Ponorogo.
Kapasitasnya direncanakan menampung volume air 40 juta meter kubik. Jumlah itu lima kali lipat dari Waduk Tukul. ‘’Kalau terealisasi dampaknya sangat bagus bagi ketersediaan air baku daerah dan konservasi,’’ tuturnya sembari menyebut proyek Waduk Wonodadi masuk program strategis nasional dan rencana program jangka menengah nasional. (gen/c1/cor)
Editor : Hengky Ristanto