PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Sepasang hiu tutul terdampar di Pantai Wonocaki, Sidomulyo, Ngadirojo, Pacitan, kemarin (6/9). Dua ikan jumbo berkelamin jantan dan betina itu ditemukan nelayan setempat sekitar pukul 07.00.
Suwarno, salah seorang nelayan, mengatakan bahwa hewan berukuran 7,25 meter dan 4,25 meter itu ditemukan nelayan saat hendak melaut. Sempat coba diselamatkan dan dikembalikan ke tengah lautan. Namun, ukurannya yang terlampau besar membuat evakuasi gagal. ‘’Satu coba diselamatkan dan dikembalikan ke laut, tapi nggak bisa, akhirnya mati semua,’’ ujarnya, Rabu (7/9).
Kemunculan hewan langka tersebut sontak memantik perhatian warga setempat. Mereka berbondong-bondong mengabadikan momen langka tersebut. Dua ikan berbobot puluhan ton itu lantas dikubur warga setempat. Ikan ini tergolong salah satu jenis hiu yang terbesar di dunia. Ada yang menjulukinya hiu paus karena ukuran tubuhnya besar dan bentuk kepalanya tumpul.
Bagi masyarakat pesisir pantai utara di Probolinggo, hiu tutul biasa dipanggil ’’Kikaki’’. ‘’Ukurannya terlalu besar, jadi sulit dievakuasi. Ngangkatnya pakai alat berat,’’ imbuh Suwarno.
Erna Purwati, salah seorang warga, mengaku baru kali ini menyaksikan ikan berukuran raksasa. Dia bersama anak-anaknya sempat mengabadikan ikan langka yang terdampar di pantai tersebut. ‘’Banyak yang ke sini setelah dengar informasi. Sayang tak bisa diselamatkan,’’ katanya. (gen/c1/fin)
Editor : Hengky Ristanto