Berdasarkan verifikasi dan validasi (verval) yang dilakukan dinas kesehatan (dinkes) setempat, jumlah ideal nakes di Pacitan seharusnya 2.547 orang. Tersebar di RSUD dr Darsono, dinkes, dan puskesmas.
Namun demikian, saat ini kebutuhan nakes di Pacitan baru terpenuhi 2.196 orang. Sebanyak 1.268 orang di antaranya merupakan berstatus aparatur sipil negara (ASN). Sedangkan, sisanya adalah pegawai tidak tetap (PTT).
‘’Jadi kalau dihitung lagi, sebenarnya kami masih kurang sekitar 340 orang nakes lagi. Baik itu ASN maupun non-ASN,’’ kata Kadinkes Pacitan dr Hendra Purwaka, Jumat (13/1).
Dia tunjuk contoh di RSUD dr Darsono. Idealnya nakes yang bertugas di rumah sakit plat merah itu ada 860 orang. Tapi, saat ini baru terdapat 544 nakes. Sedangkan, kebutuhan di puskesmas sebanyak 1.526 orang. Terdiri dari 911 orang ASN dan 639 non-ASN.
‘’Standarisasi pelayanan kesehatan itu perlu. Coba bagaimana jadinya kalau fasilitas kesehatan tidak ada petugasnya,’’ ujarnya.
Sementara di sisi lain, rekrutmen CPNS maupun calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tidak mencukupi. Padahal, hampir setiap tahun terdapat puluhan nakes yang pensiun.
‘’Pada seleksi calon PPPK 2022, kami hanya mendapatkan 32 formasi. Semoga saja tahun ini ada tambahan lagi. Baik itu melalui seleksi CPNS maupun calon PPPK,’’ harap Hendra. (gen/her)
SEBARAN KEBUTUHAN NAKES DI PACITAN
- DINAS KESEHATAN
Kebutuhan: 139 orang
Ketersediaan SDM: 41 PNS dan 46 Non-ASN
- RSUD dr. Darsono
Kebutuhan: 860 orang
Ketersediaan SDM: 306 PNS dan 238 Non-ASN
- PUSKESMAS
Kebutuhan 1.526 orang
Ketersediaan SDM: 911 PNS dan 639 Non-ASN
- LABKESDA
Kebutuhan 12 orang
Ketersediaan SDM: 6 PNS dan 1 Non-ASN
- GUDANG FARMASI
Kebutuhan 10 orang
Ketersediaan SDM: 5 PNS dan 4 Non-ASN
Total kebutuhan nakes: 2.547 orang
Ketersediaan SDM: 1.268 PNS dan 928 Non-ASN
Jumlah kekurangan nakes: 340 orang Editor : Hengky Ristanto