‘’Di momen libur Lebaran ini, agar petugas selalu sigap, kami gelar simulasi agar me-refresh ulang kesiapsiagaan anggota,’’ terang Kalaksa BPBD Pacitan Erwin Andriatmoko.
Simulasi penanganan gempa semacam ini tak hanya digelar setahun sekali. BPBD rupanya rajin menggelar simulasi setiap bulan. Maklum, Pacitan merupakan daerah rawan gempa dan tsunami. ‘’Jadi petugas tak hanya diatih siap dan siaga menolong orang lain. Mereka juga dituntut mampu menyelamatkan diri saat bencana melanda,’’ ujarnya.
Amuk alam tak melulu berupa gempa atau tsunami. Ombak tinggi, longsor, atau banjir, juga rentan menerjang kapan saja. Karena itu, selama libur Lebaran lalu, BPBD bersiaga 24 jam. Bahkan, ada tim yang khusus berpatroli ke berbagai objek wisata. Hal ini, kata Erwin, dilakukan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan. ‘’Masyarakat dan wisatawan tidak perlu panik, namun harus selalu waspada,’’ pesan Erwin. (gen/naz) Editor : Hengky Ristanto