Setiap jam, kios Anita tak pernah sepi oleh penumpang yang ingin membeli makanan ringan, minuman, atau bahkan obat-obatan. Bahkan, berbagai suvenir juga laris manis terjual. ‘’Lebih ramai arus balik dibandingkan saat arus mudik,’’ sebutnya.
Anita mengaku sanggup meraup untung jutaan rupiah setiap hari selama momen libur Idul Fitri 1444 Hijriah. Kondisi tersebut tentu jauh lebih baik jika dibandingkan Lebaran 2021 maupun 2020. Selama pandemi Covid-19, jumlah warga Pacitan yang mudik ke kampung halaman tak sebanyak tahun ini. ‘’Pemasukan sangat minim. Bahkan beberapa hari selama libur Lebaran sempat betul-betul sepi,’’ kenangnya. (gen/naz) Editor : Hengky Ristanto