Lebih rinci, sebanyak 1.905 warga menumpang bus AKAP. Sementara, 1.548 pemudik lainnya menumpang bus antar kota dalam provinsi (AKDP). Berdasarkan data yang dihimpun Suyono di lapangan, tak sedikit pemudik yang berasal dari daerah perantauan seperti ibukota. ‘’Mayoritas dari DKI Jakarta dan beberapa daerah di Sumatera,’’ terangnya.
Jika dibandingkan dengan Lebaran 2022, volume penumpang bus naik hingga dua kali lipat. Sejumlah perusahaan otobus (PO) bahkan menambah jumlah armada mereka selama arus mudik dan balik.
‘’Ada yang menambah jumlah armada sampai tiga kali lipat,’’ sebutnya. ‘’Peningkatan jumlah penumpang juga dipicu program mudik gratis. Mereka baliknya menggunakan bus umum,’’ imbuh Suyono.
Meski meningkat pesat, Suyono mengklaim tak ada penumpukan penumpang di Terminal Pacitan. Namun demikian, minimnya kursi di area tunggu membuat sebagian penumpang duduk di sembarang tempat. Khususnya pagi-sore, saat puncak keberangkatan penumpang. ‘’Kami pastikan seluruh bus layak jalan,’’ klaim Suyono. (gen/naz) Editor : Hengky Ristanto