Kabid Bina Marga DPUPR Pacitan Muhammad Muslih mengatakan, pembangunan jembatan gantung darurat tersebut akan dimulai dalam waktu dekat. Bentang jembatan mencapai 15 meter dengan lebar 1,5 meter. Pemkab telah mengalokasikan anggaran Rp 200 juta. ‘’Akan dimulai secepatnya,’’ sebutnya.
Meski hanya infrastruktur darurat, Muslih menilai keberadaan jembatan sangat menunjang aktivitas warga Kemuning. Sejak jembatan setempat rusak diterjang longsor tahun lalu, warga harus menapaki dasar sungai demi menjangkau berbagai tempat.
‘’Kemungkinan pembangunan jembatan darurat memakan waktu dua bulan,’’ ujarnya. ‘’Sementara roda 4 belum bisa melintas, mengingat potensi terjadinya longsor susulan dan banjir batu cukup besar,’’ imbuh Muslih.
Muslih menambahkan, kajian lanjutan bakal dilakukan terhadap kawasan tersebut. Guna mencari rute yang terbaik untuk kendaraan roda empat atau lebih. ‘’Kami akan lakukan kajian terus. Mana saja rute-rute yang lebih baik untuk roda empat. Yang jelas, lokasi saat ini tidak bisa untuk kendaraan roda empat,’’ jelasnya. (gen/naz) Editor : Hengky Ristanto