Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Beredar Hoaks Pasar Arjosari Bakal Ditutup, Pedagang Pilih Tak Buka Lapak

Hengky Ristanto • Selasa, 30 Mei 2023 | 22:30 WIB
TETAP BERDAGANG: Aktivitas perdagangan di Pasar Arjosari sedikit menurun pasca kabakaran kemarin (29/5). Sejumlah pedagang memilih tidak berdagang karena beredar hoaks pasar akan ditutup. (NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN)
TETAP BERDAGANG: Aktivitas perdagangan di Pasar Arjosari sedikit menurun pasca kabakaran kemarin (29/5). Sejumlah pedagang memilih tidak berdagang karena beredar hoaks pasar akan ditutup. (NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN)
PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Peristiwa kebakaran yang meluluhlantakkan sejumlah kios di Pasar Arjowinangun, Minggu (28/5) petang, sempat membuat syok sejumlah pedagang. Kendati begitu, Senin (29/5) kemarin mereka tetap melakukan aktivitas jual-beli seperti biasa. Namun, hanya pedagang yang tidak terdampak langsung amuk si jago merah.

Siti Marwiyah, salah seorang pedagang tetap berjualan meski pasar yang baru empat tahun direvitalisasi itu usai terbakar. Tidak semua pedagang kembali beraktivitas. Sekitar 30 persen di antaranya membiarkan kios mereka kosong. Itu lantaran barang dagangannya dievakuasi untuk mengantisipasi rembetan api dari kios yang terbakar semalam.

Sementara sebagian lainnya memilih tidak membuka lapaknya karena muncul hoaks Pasar Arjosari bakal ditutup. ‘’Tidak seramai hari biasanya. Ada penurunan sekitar 30 persen. Padahal hari ini (Senin Kliwon) hari pasaran,’’ kata Siti kemarin (29/5)

Siti pun bersyukur  karena lapak berikut dagangannya tidak ikut terbakar. Meski jaraknya sangat dekat dengan kios yang  ludes dilalap api. Kendati begitu dia prihatin melihat kios sejawatnya sesama pedagang yang hangus terbakar. ‘’Semoga diberikan kesabaran,’’ harapnya dengan mata berkaca-kaca.

Eka Riana, pedagang lainnya, memilih tidak berjualan pasca kebakaran. Pemilik kios sembako yang sangat  dekat dengan lokasi kejadian ini mengungkapkan, dia dan keluarga sengaja ke kios saat kejadian. Mereka mengevakuasi barang dagangan agar aman dari jilatan lidah api. ‘’Karena ada hoaks pasar akan ditutup pascakebakaran, kami putuskan tidak berjualan,’’ tuturnya. (hyo/sat) Editor : Hengky Ristanto
#penyebab kebakaran pasar arjosari #korban kebakaran pasar arjosari #hoax kebakaran pasar #kebakaran pasar arjosari