Sebab, menurut dia, guru merupakan ujung tombak untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Sehingga, harus ada harmonisasi antara olah-hati, olahraga dan olahpikir serta memberikan bekal pendidikan karakter kepada peserta didik.
Karena itu, Mas Aji – sapaan bupati - minta para guru melaksanakan kepercayaan dan amanah ini dengan sepenuh hati. Dia juga berharap mutu pendidikan, kuantitas anak usia sekolah, serta percepatan kinerja capaian pendidikan semakin meningkat.
‘’Ini tugas berat panjenengan semua. Sebaik apa pun SDA (sumber daya alam) kita tanpa didukung SDM andal, potensi tersebut tidak akan terkelola maksimal,’’ tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, bupati juga mengukuhkan dua kepala puskesmas. Yakni, Puskesmas Gondosari, Punung dan Puskesmas Candi, Pringkuku. ‘’Saya berharap kepala puskesmas aktif mengajak seluruh stakeholder di wilayah kerja masing-masing untuk bekerja sama,’’ pintanya.
Sehingga, lanjut dia, jika muncul isu-isu terkait kesehatan di masyarakat, puskesmas cepat tanggap dan hadir lebih dekat dengan masyarakat untuk memberi solusi. ‘’Saya percaya, dengan potensi yang saudara miliki serta semangat bekerja keras, visi menciptakan masyarakat Pacitan yang sejahtera dan bahagia dapat terwujud,’’ pesannya. (hyo/sat) Editor : Hengky Ristanto